Ketika Calvert-Lewin Membungkam Old Trafford

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Minggu, 07 Feb 2021 06:40 WIB
Evertons Dominic Calvert-Lewin, centre, celebrates after scoring his sides third goal during an English Premier League soccer match between Manchester United and Everton at the Old Trafford stadium in Manchester, England, Saturday Feb. 6, 2021. (Michael Regan/Pool via AP)
Dominic Calvert-Lewin membungkam Old Trafford (AP/Michael Regan)
Manchester -

Dominic Calvert-Lewin menyakiti Manchester United lewat golnya di detik-detik akhir. Penyerang Everton itu bahkan sempat tak yakin golnya bakal disahkan.

Duel MU vs Everton di Old Trafford, Minggu (7/2/2021) dini hari WIB, memang berlangsung sengit sejak menit awal. MU yang dominan di babak pertama berhasil ungggul duluan lewat Edinson Cavani di menit ke-24.

Bruno Fernandes lantas menggandakan skor di akhir babak pertama. Everton tampaknya akan dibantai sebelum dua gol cepat di babak kedua, lewat Abdoulaye Doucoure di menit ke-49 dan James Rodriguez di menit ke-52 membuat skor sama kuat 2-2.

MU kemudian berbalik unggul lagi di menit ke-70 lewat sundulan Scott McTominay. Tiga poin kembali ada di genggaman MU sampai pelanggaran di detik akhir injury time babak kedua berbuah fatal.

Lucas Digne mengirim bola ke kotak penalti dan disundul Michael Keane ke depan gawang. Calvert-Lewin kemudian menyelinap untuk menyontek bola memanfaatkan keragu-raguan David de Gea dan akhirnya skor akhir menjadi 3-3.

MU gagal mendekati jarak dengan Manchester City di puncak klasemen, sementara Everton sukses membuat tuan rumah patah hati. Apalagi MU jarang sekali membuang keunggulan dua gol di babak pertama laga kandang.

Ini jadi kali kedua MU melakukannya setelah diimbangi West Bromwich Albion 2-2 pada Oktober 2010. Calvert-Lewin mengaku ragu-ragu mau merayakan gol karena golnya sempat ditinjau VAR mengingat ada potensi offside.

"Tidak ada waktu yang lebih baik untuk bikin gol selain ini. Bahkan ketika saya berlari merayakan gol, saya tidak bisa melakukannya sepenuh hati karena ada VAR. Tipis banget sih. Saya tidak handball tapi saya ragu apakah itu offside atau tidak," ujar Dominic Calvert-Lewin seperti dikutip BBC Sport.

"Saya tidak sadar Robin Olsen juga ikut maju. Ini semua soal penempatan posisi yang pas saja. Saya tahu saya akan sulit mendapat kontak dengan bola di kesempatan pertama, jadi saya mencoba di kesempatan kedua saja," sambungnya.

(mrp/nds)