Bahas Performa Buruk Liverpool, Klopp Juga Ledek Everton

Okdwitya Karina Sari - Sepakbola
Selasa, 16 Feb 2021 10:15 WIB
LIVERPOOL, ENGLAND - OCTOBER 17: Jurgen Klopp, Manager of Liverpool reacts during the Premier League match between Everton and Liverpool at Goodison Park on October 17, 2020 in Liverpool, England. Sporting stadiums around the UK remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Laurence Griffiths/Getty Images)
Manajer Juergen Klopp mengejek Everton di tengah laju buruk Liverpool. (Foto: Getty Images/Laurence Griffiths)
Liverpool -

Laju buruk Liverpool berlanjut usai ditekuk Leicester City. Juergen Klopp memastikan skuad Liverpool juga tidak puas dengan hasil ini sekaligus meledek Everton.

Setelah berhasil memenangi titel juara liga pertamanya dalam 30 tahun pada 2019/20, penampilan Liverpool tidak lagi garang di musim ini. Kekalahan dari Leicester City 1-3 merupakan yang keenam dalam 24 pertandingan, atau yang ketiga beruntun usai sebelumnya menyerah dari Manchester City 1-4 dan Brighton 0-1.

Alhasil, Liverpool menempati peringkat keempat klasemen dengan 40 poin lalu didepak Chelsea ke urutan enam setelah kemenangan si Biru atas Newcastle United 2-0 di Stamford Bridge tadi malam. The Reds berjarak dua poin dari Chelsea dan West Ham (5) di atasnya dan unggul tiga poin dari Everton (7).

Namun, Liverpool bisa saja terpuruk lebih dalam karena Everton, yang merupakan rival sekotanya, masih mengantongi dua pertandingan. The Toffees bisa saja memiliki perolehan angka serupa dengan Liverpool jika memenangi Derby Merseyside di tengah pekan ini (17/2) dinihari WIB.

"Kami menjalani beberapa pertandingan yang tidak terlalu bagus tapi main cukup bagus belakangan ini. Kami selalu bersama di momen-momen seperti itu," kata Klopp di Football365. "Mood skuad oke, tapi sudah jelas sejauh ini lebih baik."

"Kami harus terus melanjutkan hal-hal baik yang kami punya. Kalau Anda melihat pertandingan melawan Manchester City dan Leicester, laga-laga itu tidak seperti kami akan kebobolan empat gol dan mencetak dua gol," sambung manajer Liverpool ini.

"Itu terjadi karena kesalahan individu, kita sudah pernah membicarakannya. Yang satu karena miskomunikasi. Tapi ini kan Premier League. Tidak ada yang senang berada di peringkat keempat dan hanya memiliki 40 poin dan [berpotensi] memiliki angka yang sama dengan Everton dan hal-hal semacam ini. Kami harus menghadapi situasinya," terang Klopp.

(rin/ran)