Aubameyang Langgar Protokol COVID-19, Bikin Tato!

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Selasa, 16 Feb 2021 18:45 WIB
Arsenals Pierre-Emerick Aubameyang walks off with the match ball after the English Premier League soccer match between Arsenal and Leeds United at the Emirates stadium in London, England, Sunday, Feb. 14, 2021. (Adam Davy/Pool via AP)
Pierre-Emerick Aubameyang bikin tato baru di tengah pandemi virus corona (AP/Adam Davy)
London -

Ada-ada saja Pierre-Emerick Aubameyang. Kapten Arsenal itu kedapatan sedang membuat tato di tengah pandemi virus corona. Duh!

Aubameyang sejatinya sempat absen membela Arsenal selama hampir sebulan karena harus kembali ke Prancis. Penyerang asal Gabon itu menemani ibunya yang sedang dirawat karena sakit.

Tanpa kehadiran Aubameyang, Arsenal kesulitan karena cuma meraih empat poin dari empat laga di Liga Inggris dan bahkan tersingkir dari Piala FA. Oleh karenanya, kehadiran Aubameyang begitu mengubah Arsenal saat menjamu Leeds United kemarin.

Aubameyang langsung bikin hat-trick yang membuat Arsenal menang 4-2 dan memangkas jarak dengan empat besar menjadi tujuh poin. Meski sudah kembali beraksi, Aubameyang bisa saja mendapat teguran atau bahkan sanksi dari Arsenal.

Dikutip Sky Sports, ada bocoran video di Instagram yang memperlihatkan Aubameyang bersama artis tato terkenal asa Barcelona Alejandro Nicholas Bernal. Keduanya bersama tanpa memperhatikan protokol kesehatan, termasuk juga tidak menggunakan masker.

Bernal tampak sedang merajah tubuh Aubameyang dengan tato. Video itu muncul di sosial media pada 10 Februari, meski tidak dijelaskan kapan dan di mana direkamnya.



Padahal pemerintah Inggris sudah melarang aktivitas rajah tubuh tersebut dilarang selama pandemi virus corona. Bahkan para pesepakbola tidak diizinkan untuk cukur rambut dengan penata gaya langganan mereka.

Arsenal kabarnya akan segera memanggil Aubameyang terkait video yang viral untuk meminta penjelasan. Jika Pierre-Emerick Aubameyang terbukti bersalah, bisa saja ada hukuman denda yang menantinya.

(mrp/cas)