Legenda Liverpool Ramai-ramai Kritik The Reds

Afif Farhan - Sepakbola
Selasa, 23 Feb 2021 20:20 WIB
LIVERPOOL, ENGLAND - FEBRUARY 20: Thiago of Liverpool looks dejected during the Premier League match between Liverpool and Everton at Anfield on February 20, 2021 in Liverpool, England. Sporting stadiums around the UK remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Laurence Griffiths/Getty Images)
Legenda Liverpool Ramai-ramai Kritik The Reds (Getty Images/Laurence Griffiths)
Liverpool -

Liverpool lagi babak belur di Liga Inggris. Para legendanya, ramai-ramai melempar kritik kepada The Reds!

Hingga pekan ke-25, Liverpool bercokol di peringkat keenam Klasemen Liga Inggris sementara dengan perolehan 40 poin dari 25 laga. Everton menempelnya ketat dengan poin yang sama cuma kalah selisih gol, tapi sang tetangga itu punya satu laga yang belum dimainkan.

Mo Salah juga lagi kalah empat kali secara beruntun. Diawali dibungkam Brighton 0-1, dicukur Manchester City 1-4, dikalahkan Leicester City 1-3, dan terakhir ditaklukkan Everton 0-2.

Liverpool, sang juara bertahan tampaknya sudah keluar dari trek perburuan titel Liga Inggris. The Reds punya selisih 19 poin dari Manchester City di puncak klasemen.

LEICESTER, ENGLAND - FEBRUARY 13: Mohamed Salah of Liverpool looks dejected after his team concede during the Premier League match between Leicester City and Liverpool at The King Power Stadium on February 13, 2021 in Leicester, England. Sporting stadiums around the UK remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Michael Regan/Getty Images)Liverpool lagi kalah empat kali beruntun di Liga Inggris (Getty Images/Michael Regan)

Para legenda Liverpool pun mulai melempar kritikan kepada The Reds. Seperti Graeme Souness, yang menyebut Liverpool sekarang tim bulan-bulanan yang disukai lawan-lawannya.

"Semua tim sekarang maunya melawan Liverpool, karena mudah dikalahkan. Itu membuat saya sedih," cetusnya kepada Sky Sports.

Menurut Souness, Liverpool bermain tanpa energi. Tidak seagresif musim lalu, serta begitu mudah kehilangan bola.

"Liverpool tidak berenergi, sangat mengecewakan. Mereka tidak terlihat agresif seperti sebelum-sebelumnya," ujar Graeme Souness yang pernah memperkuat Liverpool dari tahun 1978 sampai 1984.

Graeme SounessGraeme Souness (Getty Images/Matthew Lewis)

Jamie Carragher, eks bek Liverpool juga melempar kritikan. Baginya, Liverpool musim ini tidak bisa terus-terusan mengkambinghitamkan badai cedera.

"Saya muak, saya capek dengan alasan itu. 'Tidak ada Virgil van Dijk, tidak ada Joe Gomez', itu-itu saja terus," geramnya.

"Lihatlah gambaran besarnya, jangan cuma menyoroti satu-dua pemain. Tanpa Virgil van Dijk, masih ada sembilan pemain Liverpool yang pernah memenangi Liga Champions dan kok bisa kalah dari Everton?" paparnya.

"Masalah Liverpool bukan masalah individu. Mereka harus secepatnya membenahi timnya," sambung Carragher yang memperkuat Liverpool dari tahun 1996 sampai 2013.

LIVERPOOL, ENGLAND - JUNE 21: Jamie Carragher speaks for Sky Sports after the Premier League match between Everton FC and Liverpool FC at Goodison Park on June 21, 2020 in Liverpool, England. Football Stadiums around Europe remain empty due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in all fixtures being played behind closed doors. (Photo by Peter Powell/Pool via Getty Images)Jamie Carragher (Getty Images)

Michael Owen, eks striker Liverpool melempar kritikan dengan kalem. Baginya, Liverpool tidak akan bisa mempertahankan titel juara Liga Inggris.

"Mereka tidak bermain sebagus musim-musim sebelumnya, mereka sudah terlempar dari perburuan juara di musim ini," kata Owen.

Simak video 'Lika-liku Salah: Suram di Chelsea, Bersinar di Liverpool':

[Gambas:Video 20detik]



(aff/pur)