Ini Peran Penting Joao Cancelo untuk Man City

Lucas Aditya - Sepakbola
Kamis, 25 Feb 2021 17:27 WIB
Manchester Citys Portuguese midfielder Bernardo Silva (L) celebrates with Manchester Citys Portuguese defender Joao Cancelo (C) and Manchester Citys English midfielder Raheem Sterling scoring his teams first goal during the UEFA Champions League, last 16, 1st-leg football match Borussia Moenchengladbach v Manchester City at the Puskas Arena in Budapest on February 24, 2021. (Photo by Attila KISBENEDEK / AFP)
Joao Cancelo mempunyai peran penting di Manchester City, ini analisa Rio Ferdinand. (Foto: AFP/Attila Kisbenedek)
Jakarta -

Joao Cancelo disebut mempunyai peran penting untuk Manchester City di musim ini. Eks pemain Manchester United, Rio Ferdinand, menganalisa hal itu.

Saat menjalani leg I babak 16 bsar Liga Champions, Kamis (25/2/2021) dini hari WIB, Man City memetik kemenangan 2-0 atas Borussia Moenchengladbach.

Dalam pertandingan di Puskas Arena, Bernardo Silva dan Gabriel Jesus menjadi penentu kemenangan tim asuhan Pep Guardiola.

Gol dari Bernardo Silva dibidani oleh Cancelo. Dia melepaskan umpan diagonal dari sisi kanan lapangan, yang disundul oleh Bernardo Silva.

Cancelo juga menjadi otak dari gol Gabriel Jesus. Umpan panjangnya menjadi awal, disundul oleh Benardo Silva untuk memudahkan pemain Brasil itu menceploskan bola ke gawang.

Bersama City musim ini, Cancelo menjadi andalan di pos bek sayap. Dia sudah bermain 30 kali di semua ajang dengan sumbangan sebanyak 2 gol dan 4 assist.

Ferdinand mengamati pergerakan Cancelo selama bermain untuk Man City musim ini. Dia kerap merangsek ke tengah lapangan, untuk menjadi Pivot saat menguasai bola.

Statistik Cancelo di City musim ini, bisa disimak di tabel Opta di bawah ini.

[Gambas:Opta]

"100 persen. Kita membahas mengenai perannya di tim ini dan seberapa penting dia, serta caranya bisa mendapatkan kebebasan itu," kata Ferdinand di Mirror.

"Dia bisa bermain sebagai fullback. Dia bisa merangsek ke tengah lapangan."

"Posisinya saat mereka menguasai bola adalah di tengah lapangan, hampir menjadi seorang pivot. Saat mereka menguasai bola, ada tiga pemain di belakang dengan dua pemain di depan mereka dan dia merupakan salah satunya."

"Dia bahkan pernah di posisi pemain nomor 10, dan dia menjadi seperti seorang playmaker --itu sungguh gila untuk disaksikan. Dan ini semua karena Pep (Guardiola) dan dia melihat permainan dengan cara yang berbeda," kata dia menambahkan.

(cas/mrp)