Tekanan seperti Oksigen buat Mourinho

Novitasari Dewi Salusi - Sepakbola
Sabtu, 27 Feb 2021 11:00 WIB
Tottenhams manager Jose Mourinho gestures during the Europa League round of 32, first leg, soccer match between Wolfsberger AC and Tottenham Hotspur at the Puskas Arena stadium in Budapest, Hungary, Thursday, Feb. 18, 2021. (AP Photo/Laszlo Balogh)
Jose Mourinho tak masalah dengan tekanan yang dihadapi menyusul hasil-hasil buruk Tottenham Hotspur belakangan ini (Foto: AP/Laszlo Balogh)
London -

Jose Mourinho menyebut tak bisa hidup tanpa tekanan. Sorotan yang datang menyusul hasil buruk Tottenham Hotspur belakangan ini tak membuatnya stres.

Masa depan Mourinho di Tottenham jadi spekulasi setelah hasil-hasil negatif yang didapat belakangan ini di Premier League. Tottenham menelan lima kekalahan dalam enam pertandingan terakhirnya di Premier League.

Rangkaian hasil itu membuat Harry Kane dkk berkutat di peringkat kesembilan klasemen Liga Inggris dengan 36 poin. Mereka berjarak sembilan poin dari West Ham United yang ada di posisi keempat atau zona Liga Champions.

Hasil Tottenham di Liga Inggris dan Liga Europa diprediksi bakal jadi penentu nasib Mourinho. Nama Julian Nagelsmann disebut-sebut ada di urutan teratas daftar calon manajer Tottenham jika Mourinho gagal dan diberhentikan.

Bagi Jose Mourinho, tekanan adalah hal yang biasa untuk seorang pelatih sepakbola. Pria asal Portugal itu justru merasa berada dalam masalah ketika tak mendapat tekanan, seperti ketika dia menganggur sebelum diangkat sebagai manajer Tottenham.

"Masalahnya adalah kalau Anda tidak punya tekanan. Saya merasa dalam masalah ketika saya di rumah dan tidak punya tekanan selama beberapa bulan," ujar Mourinho seperti dilansir Evening Standard.

"Itulah masalahnya. Itu seperti oksigen, itu hidup kami, saya kira tidak ada pelatih di dunia tanpa tujuan atau tekanan apa pun."

"Anda cuma terbiasa menghadapinya dan juga dengan cara media saat itu, Anda hanya harus beradaptasi," kata Mourinho.

Jose Mourinho baru diangkat sebagai manajer Tottenham Hotspur pada November 2019. Dia diikat kontrak sampai 2023 dan kabarnya dapat bayaran 15 juta paun per tahun.

Tottenham berikutnya akan menjamu Burnley dalam lanjutan Premier League, Minggu (28/2/2021) malam WIB. Kemenangan di laga ini bisa membawa The Lilywhites mendekati zona Eropa.

(nds/rin)