Setelah 28 Laga, Manchester City Akhirnya Kalah

Okdwitya Karina Sari - Sepakbola
Senin, 08 Mar 2021 05:00 WIB
MANCHESTER, ENGLAND - MARCH 07: Kyle Walker and Kevin De Bruyne of Manchester City look dejected following defeat in the Premier League match between Manchester City and Manchester United at Etihad Stadium on March 07, 2021 in Manchester, England. Sporting stadiums around the UK remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Dave Thompson - Pool/Getty Images)
Manchester City menderita kekalahan pertama setelah 28 pertandingan. (Foto: Getty Images/Pool)
Manchester -

Manchester City mesti mengakui keunggulan Manchester United. Hasil itu turut menyudahi laju tak terkalahkan City yang sudah berlangsung sejak akhir tahun lalu.

Man City tumbang di tangan MU dengan skor akhir 0-2 dalam pertandingan di Stadion Etihad, yang selesai Senin (8/3/2021) dinihari WIB. Kekalahan City ditentukan oleh gol penalti cepat Bruno Fernandes di menit kedua, dan gol Luke Shaw tak lama setelah turun minum.

The Citizens tak mampu menciptakan gol balasan sekalipun mendominasi permainan. City tercatat memiliki 66 persen penguasaan bola dan membuat total 23 percobaan, yang enam di antaranya mengarah ke gawang Dean Henderson. Sementara MU lebih efisien karena membuat delapan percobaan, yang enam di antaranya on target.


Dengan kekalahan ini, City gagal melanjutkan laju tidak terkalahkan di seluruh kompetisi yang harus berhenti di 28 pertandingan. Si Biru Langit terakhir kali menderita kekalahan sebelumnya adalah saat tersungkur di markas Tottenham Hotspur 0-2 pada November 2020.

Kendati demikian Manchester City toh masih kukuh memuncaki klasemen Liga Inggris. City membukukan 65 poin hasil 28 kali berlaga, berjarak 11 poin dari Manchester United di posisi kedua.

"Sudah jelas, kukira kami tidak memulai dengan baik. Kami sudah tahu kok kalau pertandingan akan sulit," sebut gelandang City Kevin De Bruyne kepada Sky Sports.


"Kami menguntungkan mereka dengan gol pertama dan kami butuh 15 menit untuk nyetel. Kami kemudian bermain cukup bagus tapi tidak mencetak gol dan itu membuat perbedaan dan membuat sebuah kesalahan dengan pressing untuk gol keduanya."

"Memang tidak bagus ketika Anda tertinggal hanya setelah satu menit tapi Anda toh masih memiliki 90 menit setelahnya. Gol kedua sedikit lebih buruk tapi kurasa mentalitas para pemain tetap saja sama seperti biasanya. Rasanya memang tidak menyenangkan kalah di laga derby tapi terkadang memang terjadi."

"Kami harus melanjutkan hidup dan Hari Rabu ada pertandingan baru. Terkadang memang perlu untuk kalah dan menjalani periode buruk. Bahkan dalam laju kemenangan kami memiliki masa buruk tapi kemudian mengatasinya, tapi hari ini tidak. Terkadang hal itu bisa menjadi positif," simpul De Bruyne usai Man City ditekuk Man United.



Simak Video "The Citizens Kurangi Penonton, Final Champions Akan Ada Penonton"
[Gambas:Video 20detik]
(rin/pur)