Salah yang Salah karena Tetap di Liverpool

Afif Farhan - Sepakbola
Rabu, 17 Mar 2021 18:40 WIB
LIVERPOOL, ENGLAND - DECEMBER 06: Mohamed Salah of Liverpool looks on during the Premier League match between Liverpool and Wolverhampton Wanderers at Anfield on December 06, 2020 in Liverpool, England. A limited number of fans (2000) are welcomed back to stadiums to watch elite football across England. This was following easing of restrictions on spectators in tiers one and two areas only. (Photo by Peter Powell - Pool/Getty Images)
Salah yang Salah karena Tetap di Liverpool (Getty Images/Pool)
Liverpool -

Jamie Carragher menyayangkan Mohamed Salah yang tetap berada di Liverpool. Salah harusnya musim panas kemarin pindah, supaya dapat uang banyak.

Mohamed Salah masih jadi lumbung gol Liverpool. Di Liga Inggris, pemain asal Mesir itu sudah mencetak 17 gol dari 28 laga.

Empat musim berseragam The Reds, Salah terus mencetak dua digit gol tiap musimnya. Malah, Salah sudah membawa Liverpool meraih titel Liga Champions, juara Piala Dunia Antarklub, dan juara Premier League.

BUDAPEST, HUNGARY - FEBRUARY 16: Mohamed Salah of Liverpool celebrates after scoring their side's first goal during the UEFA Champions League Round of 16 match between RB Leipzig and Liverpool FC at Puskas Arena on February 16, 2021 in Budapest, Hungary. Liverpool face RB Leipzig at a neutral venue in Budapest behind closed doors after Germany imposed a ban on travellers arriving from the UK in an effort to prevent the spread of Covid-19 variants. (Photo by Laszlo Szirtesi/Getty Images)Mohamed Salah terus jadi mesin gol Liverpool (Getty Images/Laszlo Szirtesi)

Pundit sepakbola sekaligus mantan pemain Liverpool, Jamie Carragher memberi komentarnya soal Mohamed Salah. Carragher menyebut, Salah sudah buat kesalahan tidak pindah dari Liverpool secepatnya.

"Dia melewatkan uang dengan jumlah yang banyak," ujar Carragher memulai pembicaraan seperti dilansir dari Mirror.

"Real Madrid dan Barcelona sempat tertarik kepadanya. Namun karena ada situasi pandemi, klub-klub pun kesulitan di sektor keuangan," lanjutnya.

Jamie Carragher melanjutkan, Mohamed Salah sejatinya sudah mencuri perhatian pada dua musim terakhir. Salah beberapa kali dirumorkan bakal direkrut klub-klub besar, tapi lebih memilih tetap di Anfield.

Sayangnya, kini Liverpool lagi terseok-seok di Liga Inggris. Sang juara bertahan, sepertinya kesulitan mempertahankan gelarnya.

Liverpool sementara bercokol di peringkat keenam dengan koleksi 46 laga. Beda lima poin dari Chelsea di peringkat keempat sebagai batas aman ke Liga Champions musim depan dan beda 25 poin dengan Manchester City di pos pucuk.

Maka bagi Jamie Carragher, karier Mohamed Salah sudah 'habis'. Artinya, Salah sepertinya sudah bakal terus-terusan di Liverpool karena usianya sendiri sudah melewati masa emasnya lagi (kini 28 tahun).

"Di usia segitu, sepertinya sudah tidak ada lagi klub yang mau membelinya dengan harga yang tinggi. Apalagi sekarang, sudah banyak pemain muda yang top," tutupnya.

(aff/raw)