Setelah Setahun Lebih, MU Tumbang Juga di Kandang lawan

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Senin, 22 Mar 2021 07:28 WIB
LEICESTER, ENGLAND - MARCH 21: Bruno Fernandes of Manchester United interacts with Michael Carrick, First Team Coach of Manchester United during a break in play during the Emirates FA Cup Quarter Final  match between Leicester City and Manchester United at The King Power Stadium on March 21, 2021 in Leicester, England. Sporting stadiums around the UK remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors.  (Photo by Alex Pantling/Getty Images)
Man United kalah juga di kandang lawan setelah setahun lebih (Getty Images/Alex Pantling)
Leicester -

Manchester United tak cuma tersingkir dari Piala FA. Tapi, catatan tak terkalahkan di kandang lawan pada ajang domestik selama setahun lebih putus sudah.

MU menghadapi Leicester City pada laga perempatfinal di King Power Stadium, Senin (22/3/2021) dini hari WIB. MU jelas lebih diunggulkan karena moralnya lagi bagus usai kelolosan ke perempatfinal Liga Europa beberapa hari lalu.

Maka dari itu, MU dengan catatan pertemuan yang begitu dominan atas Leicester seharusnya bisa melewati lawannya dengan mudah. Tapi, faktanya MU malah kesulitan mengimbangi permainan Leicester.

Meski unggul 52 persen ball possesion, MU cuma bikin sembilan attempts dengan lima on goal. Sementara, Leicester bikin lima attempts on goal dari total 11 attempts.

Leicester unggul duluan lewat Kelechi Iheanacho pada menit ke-24 memaksimalkan kesalahan lini belakang MU, sebelum disamakan Mason Greenwood pada menit ke-38.

Di babak kedua, Leicester lebih trengginas dan membuat MU kewalahan meladeni perlawanan tuan rumah. Gol kedua Iheanacho yang sempat diselingi gol solo run Youri Tielemans membuat Leicester menang 3-1 dan lolos ke semifinal.

Kekalahan ini jadi yang pertama didapat MU dari Leicester dalam 14 pertemuan terakhirnya, sejak takluk 3-5 pada September 2014. Hasil yang juga menodai kesucian MU di kandang lawan di ajang domestik selama setahun lebih.

Sebelum takluk dari Leicester, MU sudah melewati 30 pertandingan tandang di seluruh kompetisi domestik tanpa kekalahan. Terakhir MU tumbang adalah saat kalah 0-2 dari Liverpool pada Januari 2020 di liga.

Kini MU cuma tinggal punya Liga Europa dan Liga Inggris sebagai kesempatan meraih trofi musim ini. Meski di Liga Inggris terbilang mustahil karena Manchester United berselisih 14 poin dari Manchester City dengan sembilan laga tersisa.

MU oh MU...

(mrp/aff)