Maaf, Arsenal Kini Cuma Tim Medioker Premier League

Rifqi Ardita Widianto - Sepakbola
Senin, 05 Apr 2021 05:30 WIB
LONDON, ENGLAND - APRIL 03: Diogo Jota of Liverpool scores their teams first goal under pressure from Rob Holding and Calum Chambers of Arsenal during the Premier League match between Arsenal and Liverpool at Emirates Stadium on April 03, 2021 in London, England. Sporting stadiums around the UK remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Catherine Ivill/Getty Images)
Arsenal kalah 0-3 saat menjamu Liverpool. (Foto: Getty Images/Catherine Ivill)
Jakarta -

Arsenal masih saja kesulitan bersaing di papan atas Premier League. Eks penyerang timnas Inggris Michael Owen tak ragu lagi menyebut mereka tim yang biasa saja.

Arsenal tercecer di peringkat sembilan Premier League musim ini setelah kekalahan 0-3 dari Liverpool, Minggu (4/4/2021) dini hari WIB. The Gunners bahkan terancam disalip Aston Villa, yang baru akan memainkan partai ke-29 melawan Fulham, Minggu (4/4) malam ini.

Dengan posisi saat ini, Arsenal kini berjarak sembilan poin dari Chelsea di posisi empat yang merupakan batas zona Liga Champions. Secara matematis memang memungkinkan untuk mengejar, secara realistis cukup sulit.

Tim besutan Mikel Arteta itu masih sangat inkonsisten, dengan hanya meraih tiga kemenangan dalam 10 laga terakhir. Sulit untuk mengatakan Arsenal sudah keluar dari tren negatif beberapa musim terakhir.

Sejak jadi runner-up di 2015/2016, Arsenal selalu finis di luar empat besar. Mereka finis kelima di 2016/2017 dan 2018/2019, lalu keenam di 2017/2018, serta kedelapan di musim 2019/2020 lalu.

Mantan penyerang Liverpool, Real Madrid, dan Manchester United, Michael Owen, menilai Arsenal sekarang bukanlah yang dulu lagi. Kini klub London utara itu cuma sekadar tim biasa-biasa saja di Premier League.

"Saya rasa Arsenal mungkin 10% atau 20% lebih buruk dari yang kita semua pikirkan. Lambang mereka yang menggendong mereka. Stadion, dukungan, dan para legenda yang pernah memperkuat sudah menggendong nama mereka," katanya dilansir Metro.

"Jadi kita semua berpikir, ketika saya memikirkan Arsenal, saya memikirkan tim penantang gelar. Begitulah pandangan yang melekat seiring saya tumbuh, itu pemikiran yang muncul alami."

"Arsenal adalah klub besar, jadi saya secara natural punya sebuah pandangan, dan generasi kita punya pandangan, jauh di atas level mereka sebenarnya. Mereka tim rata-rata. Mereka di posisi sembilan, bukan? Jadi ya tim Premier League yang biasa-biasa saja," imbuh Michael Owen.

[Gambas:Opta]



Simak Video "Pochettino Incar Striker Andalan, Arteta Aman Atau Berakhir?"
[Gambas:Video 20detik]
(raw/nds)