Jadi, MU Disponsori Putera Sampoerna
Senin, 06 Mar 2006 13:11 WIB
Jakarta - Perusahaan judi on-line milik konglomerat Indonesia Putera Sampoerna bernama Mansion dipastikan menjadi sponsor utama klub terkaya nomor dua di dunia, Manchester United.Dilaporkan harian Oberserver dan The Independent, Mansion memenangi tender dengan mengalahkan beberapa rivalnya seperti Etihad Airways dan Qatar Airways, sehingga berhak mencantumkan logo perusahaannya di bagian depan kostum klub berjuluk The Red Devils.Kontrak senilai 60 juta poundsterling (Rp 967 miliar) telah disepakati kedua pihak untuk empat tahun. Ini adalah rekor baru mengalahkan kontrak 50 juta pounds di antara Chelsea dan Samsung, serta kontrak jangka panjang Arsenal dengan Emirates sebesar 100 juta pounds -- karena termasuk biaya pembangunan Emirates Stadium.Sampai berita ini diturunkan, Senin (6/3/2006), belum ada pernyataan resmi baik dari pihak MU maupun Mansion. Namun kabar tersebut diperkirakan akan diumumkan tidak lama lagi.Mansion, yang dikatakan terus tumbuh pesat, disebut-sebut milik salah satu orang terkaya di Indonesia, Putera Sampoerna. Namun sejauh ini belum ada konfirmasi langsung dari yang bersangkutan.Logo yang terdapat pada situs Mansion.com punya kemiripan dengan logo produk "kesayangan" Sampoerna, yakni rokok A Mild. Seperti diketahui, pada Maret 2005 Putera Sampoerna melego 40 persen sahamnya di PT HM Sampoerna Tbk kepada Philip Morris senilai US$ 2 miliar.Yang tak kalah menarik adalah, keputusan mengikat kerja sama dengan Mansion bisa menimbulkan "masalah" dengan Malcom Glazer, yang ia bersama keluarganya secara kontroversial membeli Manchester United senilai 690 juta pounds tahun lalu.Seperti diketahui, Glazer juga pemilik klub American football Tampa Bay Buccaneers. Dan berdasarkan aturan NFL di AS, perusahaan judi secara teknis dilarang menjadi sponsor (klub-klub) olahraga. Walaupun terpisah dengan MU, belum diketahui apakah aspek ini bisa menjadi sandungan buat Glazer.Kembali ke Mansion, perusahaan judi ini bakal menggantikan raksasa telekomunikasi Vodafone yang kontraknya berakhir setelah kompetisi musim ini selesai. Vodafone, yang menyetor 9 juta pounds per musim kepada MU, telah memutuskan mengakhiri kontraknya sejak dua tahun lalu setelah klub asuhan Sir Alex Ferguson mengalami penurunan keuntungan finansial.Karena gagal menjadi juara Liga Inggris dan tersingkir lebih cepat di ajang Liga Champions, pemasukan dari kompensasi hak siar televisi pun menjadi berkurang. Untuk periode 2004-2005 profit MU turun hingga 12,3 juta pounds menjadi "hanya" 46 juta pounds. Efeknya, predikat klub terkaya dunia yang sebelumnya mereka pegang direbut klub Spanyol Real Madrid.Ilustrasi foto: Inilah calon kostum Manchester United musim depan (diolah/wicak). (a2s/)











































