Sambil Pemanasan, Leeds Sindir Liverpool soal European Super League

Rifqi Ardita Widianto - Sepakbola
Selasa, 20 Apr 2021 04:15 WIB
Jakarta -

Leeds United tak membuang peluang untuk mencuri sorotan di tengah polemik European Super League. Sembari pemanasan, mereka menyindir Liverpool lewat kaus.

Leeds United menjamu Liverpool di Elland Road, Selasa (20/4/2021) dini hari WIB dalam lanjutan Liga Inggris. Laga ini digelar tepat saat isu European Super League tengah bergulir panas.

Liverpool sendiri adalah salah satu pencetus terbentuknya European Super League. Pemilik Liverpool, John W Henry, menjabat sebagai salah satu wakil presiden kompetisi tersebut dengan bos Real Madrid Florentino Perez sebagai presiden.

Kritik dan kecaman mengalir deras terhadap pembentukan kompetisi pengganti Liga Champions ini. Bahkan kelompok-kelompok suporter klub peserta tak menginginkannya.

Nah, Leeds United tak mau ketinggalan momentum untuk meramaikan isu ini. Pada saat melakukan pemanasan jelang melawan Liverpool, tim besutan Marcelo Bielsa itu mengenakan kaus dengan pesan sindiran untuk sang lawan dan juga European Super League.

Pada bagian belakang kaus tersebut tertulis 'Football Is For The Fans' yang kurang lebih berarti 'Sepakbola Ada untuk Para Penggemar'. Sementara di bagian depan terdapat logo Liga Champions, plus tulisan 'Earn It' yang artinya kira-kira 'Gapailah'.

LEEDS, ENGLAND - APRIL 19: Luke Ayling of Leeds United warms up while wearing a protest t-shirt against the European Super League prior to the Premier League match between Leeds United and Liverpool at Elland Road on April 19, 2021 in Leeds, England. Sporting stadiums around the UK remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors.  (Photo by Clive Brunskill/Getty Images)Pemain Leeds United melakukan pemanasan sembari mengenakan kaus dengan pesan terkait European Super League. (Photo by Clive Brunskill/Getty Images) Foto: Getty Images/Clive Brunskill

Aksi klub-klub pendiri European Super League 'membelot' dari UEFA memang banyak dianggap sebagai tindakan egois dan mata duitan dari para pemilik dan bos klub. Ini tak terlepas dari janji uang partisipasi sebesar 310 juta paun, plus tambahan hingga 213 juta paun per musimnya.

Selain Liverpool, ada lima klub top Inggris lainnya yakni Manchester City, Manchester United, Chelsea, Arsenal, dan Tottenham Hotspur yang ikut serta. Italia punya tiga wakil, yakni Juventus, AC Milan, dan Inter Milan.

Sementara tiga klub dari Spanyol yakni Barcelona, Real Madrid, dan Atletico Madrid melengkapi 12 klub pendiri European Super League.

(raw/adp)