Pep Fokus Bawa City Menang, bukan MU Vs Liverpool

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Sabtu, 01 Mei 2021 05:15 WIB
Manchester Citys head coach Pep Guardiola gestures during the English League Cup final soccer match between Manchester City and Tottenham Hotspur at Wembley stadium in London, Sunday, April 25, 2021. (AP Photo/Alastair Grant)
Pep Guardiola tak mau pusingkan duel Manchester United vs Liverpool (AP/Alastair Grant)
Manchester -

Manajer Manchester City Pep Guardiola tak mau ambil pusing duel Manchester United vs Liverpool. Guardiola cuma fokus membawa Citizens mengalahkan Crystal Palace.

Persaingan City dan MU menuju akhirnya ketika Premier League menyisakan lima pertandingan. City saat ini memuncaki klasemen dengan 77 poin dari 33 laga, unggul 10 poin atas MU di posisi kedua.

Dengan kondisi seperti ini, City hanya butuh lima poin untuk bisa merengkuh titel juara liga. Bukan pekerjaan sulit mengingat City lagi on fire saat ini.

Gelar juara itu bahkan bisa datang lebih cepat jika City mampu mengalahkan Palace, Sabtu (1/5/2021) malam WIB besok dan MU kalah dari Liverpool di Old Trafford sehari setelahnya.

Kondisi ini pernah dialami City musim lalu ketika mereka dipastikan gagal jadi juara, setelah kalah dari Chelsea dan Liverpool berjaya tanpa harus memeras keringat.

Dengan misi Liverpool finis empat besar, maka mereka akan mati-matian merebut tiga poin di kandang MU dan itu bisa jadi keuntungan untuk Manchester City. Tapi, Guardiola tak mau memusingkan itu dan hanya memikirkan cara mencari tiga poin di markas Palace.

"Biarkan saya pergi ke London malam ini, lalu tidur tenang dan bangun besok pagi untuk mencari cara menang," ujar Pep Guardiola di Sky Sports.

"Kami tidak bisa mengontrol sisanya. Ini tugas yang berat. Crystal Palace selalu menyulitkan kami. Saya rasa tidak ada laga mudah menghadapi mereka," sambungnya.

"United adalah tim luar hiasa. Mereka lagi dalam performa terbaik mereka musim ini dalam dua bulan terakhir."

"Kami cuma butuh lima poin jadi juara. Besok, kami punya kesempatan luar biasa untuk mendekati gelar juara. Jika kami bisa menang, maka kami akan memikirkan soal apa yang terjadi setelahnya."

"Kini saya tidak bisa menjelaskan soal apa yang terjadi ke depannya, karena saya belum mengalaminya."

(mrp/adp)