Musim 2020/2021 Melelahkan, Pep Tak Bisa Enjoy

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Minggu, 02 Mei 2021 07:00 WIB
LONDON, ENGLAND - MAY 01: Pep Guardiola, Manager of Manchester City reacts at half time during the Premier League match between Crystal Palace and Manchester City at Selhurst Park on May 01, 2021 in London, England. Sporting stadiums around the UK remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Steven Paston - Pool/Getty Images)
Pep Guardiola tak bisa menikmati musim ini yang begitu melelahkan (Getty Images/Pool)
London -

Pep Guardiola memang bisa menuntaskan musim 2020/2021 dengan gemilang. Tapi, melihat padatnya jadwal, Guardiola tak bisa menikmatinya.

Manchester City semakin dekat dengan gelar juara Liga Inggris setelah mengalahkan Crystal Palace 2-0 di Selhurst Park, Sabtu (1/5/2021) malam WIB. Gol-gol dibuat Sergio Aguero dan Ferran Torres di babak kedua.

Dengan tambahan tiga poin, City memimpin klasemen dengan 80 poin dan berselisih 13 angka dari Manchester United di posisi kedua. Apabila MU kalah dari Liverpool di Old Trafford malam nanti, City bisa berpesta lebih cepat.

Sebab jarak 13 poin tidak mungkin terkejar lagi di sisa musim ini. Dengan demikian, City bisa fokus penuh untuk meraih misi paling penting mereka, menjuarai LIga Champions.

Jika Liga Inggris dan Liga Champions bisa digenggam, maka gelar Treble Winners akan disematkan lagi untuk City setelah pekan lalu menjuarai Piala Liga Inggris.

Pencapaian ini terbilang luar biasa untuk Guardiola yang pernah meraih Treble Domestik pada 2018/2019. Tapi, jika melihat perjalanan City dan klub lainnya musim ini, Guardiola tidak suka karena sangat melelahkan.

Pandemi virus corona membuat musim 2020/2021 baru dimulai sekitar pertengahan September, sehingga pertandingan jadi lebih padat. City nyaris harus melakoni tiga partai sepekan selama musim ini.

"Saya tidak bisa menikmati musim ini karena begitu banyaknya pertandingan. Otak terkadang butuh istirahat. Anda butuh menikmati hidup," ujar Guardiola kepada talkSPORT.

"Sebelum ini, Anda berlatih 3-4 hari dan menunggu waktu bermain. Tapi, sekarang seperti rutinitas ngantor saja," sambungnya.

"Saya suka pekerjaan ini, tapi saya ingin mengistirahatkan pikiran agar lebih menikmati hidup. Kini kami selangkah lagi menjadi juara liga ketiga kalinya dalam empat tahun terakhir."

"Kami akan melakukan sesuatu yang belum pernah kami lakukan sebelumnya," tutup Pep Guardiola.

(mrp/yna)