Thomas Tuchel Nggak Mau Chelsea Mubazir Beli Pemain

Afif Farhan - Sepakbola
Senin, 03 Mei 2021 21:30 WIB
Chelseas head coach Thomas Tuchel reacts during the English Premier League soccer match between West Ham United and Chelsea at London Stadium, London, England, Saturday, April 24, 2021. (Andy Rain/Pool via AP)
Thomas Tuchel Nggak Mau Chelsea Mubazir Beli Pemain (AP/Andy Rain)
London -

Thomas Tuchel mau Chelsea tidak sia-sia beli pemain. Manajer asal Jerman itu ingin banyak dilibatkan dalam perihal jual-beli pemain.

Akhir Januari kemarin, Thomas Tuchel menggantikan Frank Lampard di kursi manajer Chelsea. Tuchel dikontrak sampai tahun 2022 mendatang.

Sudah 23 kali Tuchel membawa Chelsea berlaga di seluruh kompetisi. Hasilnya, Chelsea 15 kali menang, enam kali seri, dan dua kali kalah.

The Blues dibawanya mencapai final Piala FA dan semifinal Liga Champions. Tuchel dinilai cukup sukses sejauh ini.

SEVILLE, SPAIN - APRIL 07: Thomas Tuchel, manager of Chelsea FC reacts during the UEFA Champions League Quarter Final match between FC Porto and Chelsea FC at Estadio Ramon Sanchez Pizjuan on April 07, 2021 in Seville, Spain. (Photo by Fran Santiago/Getty Images)Manajer Chelse, Thomas Tuchel cukup apik membawa Chelsea melaju dari bulan Februari kemarin (Getty Images/Fran Santiago)

Jelang bursa transfer musim panas mendatang, Chelsea dikabarkan sudah siap-siap belanja pemain baru. Nama-nama pemain top, masuk dalam daftar buruan klub asal London tersebut.

Ada striker Erling Haaland, sampai kiper Gianluigi Donnarumma. Chelsea pun kabarnya punya dana sampai Rp 5 triliun.

Thomas Tuchel mengaku, dirinya senang kalau klubnya punya modal belanja yang berlimpah. Tapi, dia mau dilibatkan untuk memilih siapa-siapa pemain yang dirasa memang sungguh dibutuhkan.

"Tentu saja, saya harus terlibat," tegasnya seperti dilansir dari BBC.

"Saya berbicara dengan klub dan memberikan pendapat saya. Lalu, kami membagikan banyak hal kepada tim 'pengintai'," lanjutnya.

Thomas Tuchel mau, Chelsea tidak sia-sia mengeluarkan uang untuk belanja pemain. Dirinya juga mau diberi kepercayaan penuh untuk mengelola skuadnya.

"Ini adalah pekerjaan saya dan saya akan memberikan pendapat saya. Walau terkadang, pendapat saya bisa berubah," tutup pria berusia 47 tahun tersebut.

(aff/cas)