Buah Kesabaran Pep terhadap Foden

Rifqi Ardita Widianto - Sepakbola
Jumat, 07 Mei 2021 12:00 WIB
MANCHESTER, ENGLAND - MARCH 10: Phil Foden of Manchester City is challenged by Alex McCarthy of Southampton during the Premier League match between Manchester City and Southampton at Etihad Stadium on March 10, 2021 in Manchester, England. Sporting stadiums around the UK remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Clive Brunskill/Getty Images)
Phil Foden menjadi bagian integral dari perjalanan bagus Manchester City musim ini. (Foto: Getty Images/Clive Brunskill)
Jakarta -

Phil Foden semakin menunjukkan dirinya pantas menjadi starter untuk Manchester City. Pep Guardiola pun dipuji karena menanganinya dengan sabar dan tepat.

Phil Foden musim ini sudah melahap 46 pertandingan di seluruh ajang. Gelandang 20 tahun itu berkontribusi dengan 14 gol dan 10 assist.

Performanya krusial dalam perjalanan Man City memenangi Piala Liga Inggris, lalu memimpin Liga Inggris dan menjejak final Liga Champions. Ia dianggap sudah menjadi pengganti yang sepadan untuk David Silva, yang meninggalkan klub akhir musim lalu.

Mantan pemain dan manajer Manchester City Stuart Pearce sangat terkesan dengan cara Pep Guardiola menangani Phil Foden. Guardiola selalu bisa menahan tekanan untuk lekas-lekas memasukkan Foden ke starting XI, sejak gelandang muda tersebut mulai menyita perhatian publik sekitar dua musim lalu.

"Pep adalah satu-satunya yang bersabar. Ketika semua orang di media berkeliaran dan ingin dia dipinjamkan, membuat pernyataan-pernyataan soal apa yang terbaik buat Phil Foden, satu-satunya yang penting di seluruh skenario ini adalah manajer dan Phil Foden sendiri," kata Stuart Pearce kepada Stats Perform News, dikutip AS.

"Phil saat itu harus agak bersabar, tapi kita melihat hasilnya sekarang, dia benar-benar sensasional. Dia sudah menjadi starter rutin untuk Manchester City, dia sudah mendapatkan kepercayaan dari manajer dan dia sebelumnya harus mengupayakannya."

"Saya rasa bukan hal yang buruk untuk berkata jujur, sang manajer sudah menangani Phil Foden dengan luar biasa baik," imbuhnya.

(raw/adp)