Pelajaran buat Man City Menuju Final Liga Champions

Rifqi Ardita Widianto - Sepakbola
Minggu, 09 Mei 2021 06:00 WIB
MANCHESTER, ENGLAND - MAY 08: Rodrigo of Manchester City looks dejected following the Premier League match between Manchester City and Chelsea at Etihad Stadium on May 08, 2021 in Manchester, England. Sporting stadiums around the UK remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Laurence Griffiths/Getty Images)
Manchester City kalah dari Chelsea, pesta juara pun tertunda. (Foto: Getty Images/Laurence Griffiths)
Jakarta -

Manchester City gagal mengunci gelar juara Liga Inggris usai kalah dari Chelsea. Kekalahan ini sekaligus jadi pelajaran berharga menuju final Liga Champions.

Manchester City takluk 1-2 kala menjamu Chelsea di Etihad Stadium, Minggu (9/5/2021) dini hari WIB dalam lanjutan Liga Inggris. Kemenangan seharusnya mengantarkan Man City mengunci titel Liga Inggris musim ini.

Unggul lebih dulu lewat Raheem Sterling di menit ke-44, tuan rumah punya kans bagus untuk menggandakan keunggulan di masa injury time babak pertama. Man City mendapatkan penalti, namun eksekusi Sergio Aguero dengan gaya panenka gagal.

Chelsea lantas bangkit di babak kedua dan menyamakan skor di menit ke-63. Pada penghujung laga, The Blues sukses mendapatkan gol kemenangan lewat Marcos Alonso.

Manajer Manchester City Pep Guardiola menyebut penalti Aguero semestinya bisa menjadi pembeda. Tapi ia tak mau terlalu ambil pusing soal kegagalan eksekusi penyerangnya tersebut.

[Gambas:Opta]

"Kami bermain sangat bagus. Kami melewatkan peluang di menit terahir babak pertama dengan penalti itu, dan kami bermain lebih baik," ungkapnya kepada Sky Sports dikutip Guardian.

"Itu adalah keputusan Aguero (untuk melakukan panenka). Dia memutuskan melakukannya dengan caranya. Tidak ada yang perlu ditambahkan," imbuhnya.

Pertandingan ini menjadi semacam pemanasan buat kedua tim menuju final Liga Champions pada 29 Mei mendatang. Kekalahan ini jadi pelajaran berharga buat Man City, khususnya untuk tak membuang-buang peluang.

"Dalam 21 hari kami akan menghadapi mereka lagi di final Liga Champions, kami akan belajar dari pertandingan ini, dan sekarang kami mencoba mendapatkan tiga poin yang dibutuhkan untuk menjadi juara (Liga Inggris)," sambung Pep Guardiola.

(raw/pur)