Leicester Minta Maaf soal Pemainnya Lempar Vandel Chelsea

Bayu Baskoro - Sepakbola
Selasa, 18 Mei 2021 02:00 WIB
BURNLEY, ENGLAND - MARCH 03: Daniel Amartey of Leicester City during the Premier League match between Burnley and Leicester City at Turf Moor on March 03, 2021 in Burnley, England. Sporting stadiums around the UK remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Alex Pantling/Getty Images)
Pemain Leicester City, Daniel Amartey, kedapatan melempar vandel Chelsea. (Foto: Getty Images/Alex Pantling)
London -

Leicester City meminta maaf kepada Chelsea atas ulah salah satu penggawanya, Daniel Amartey. Pemain Ghana itu melempar vandel The Blues usai final Piala FA.

Leicester mengalahkan Chelsea 1-0 pada final Piala FA 2020/2021 di Stadion Wembley, Sabtu (15/5/2021). Gol kemenangan The Foxes disumbangkan Youri Tielemans.

Perayaan juara Leicester dinodai sikap tak terpuji yang dilakukan pemainnya, Amartey. Gelandang bernomor punggung 18 itu terekam kamera melecehkan simbol Chelsea selepas pertandingan.

Daniel Amartey, yang tidak bermain di final Piala FA, memamerkan vandel Chelsea di ruang ganti ke depan kamera bek Leicester City, Wesley Fofana. Dia kemudian melemparkan bendera berumbai tersebut ke belakang kepalanya hingga jatuh ke lantai.

Tindakannya tersebut membuat Amartey dihujat para penggemar Chelsea di media sosial. Pemain 26 tahun itu dinilai tidak menghormati The Blues, serta menunjukkan sikap tak berkelas dengan melempar vandel klub lawan.

Beberapa oknum tidak bertanggung jawab bahkan mengirimkan pesan kasar kepada Amartey. Caci maki bernada rasial dialamatkan kepada eks pemain Copenhagen itu, sehingga dirinya terpaksa menghapus seluruh unggahan fotonya di Instagram.

Instagram pemain Leicester City, Daniel Amartey, kosong usai dirinya mendapat serangan rasial gegara ulahnya melempar vandel Chelsea seusai final Piala FA.Instagram Daniel Amartey kosong usai dirinya mendapat serangan rasial gegara ulahnya melempar vandel Chelsea seusai final Piala FA. (Foto: Instagram @danamartey)

Menukil laporan Sky Sports, Leicester telah menghubungi Chelsea dan menyampaikan permohonan maaf atas tindakan Daniel Amartey. Pihak The Blues telah menerima permintaan maaf tersebut dan bersedia menjaga berhubungan baik dengan The Foxes.

Leicester City akan kembali menghadapi Chelsea pekan ini. Keduanya bertemu di gameweek ke-37 Premier League yang berlangsung di Stamford Brige, Rabu (19/5) dini hari WIB.

(bay/pur)