Legenda MU: Bruno Fernandes Masih di Bawah Level De Bruyne

Bayu Baskoro - Sepakbola
Selasa, 18 Mei 2021 06:00 WIB
MANCHESTER, ENGLAND - JANUARY 06: Kevin De Bruyne of Manchester City battles for possession with Bruno Fernandes of Manchester United during the Carabao Cup Semi Final match between Manchester United and Manchester City at Old Trafford on January 06, 2021 in Manchester, England. The match will be played without fans, behind closed doors as a Covid-19 precaution. (Photo by Peter Powell - Pool/Getty Images)
Kevin De Bruyne dan Bruno Fernandes saat bertemu di lapangan. (Foto: Peter Powell - Pool/Getty Images)
Manchester -

Bruno Fernandes kerap dibanding-bandingkan dengan Kevin De Bruyne. Legenda Manchester United, Lee Sharpe, menilai kemampuan Fernandes masih di bawah De Bruyne.

Fernandes dipuji luas sejak bergabung ke MU pada Januari 2020. Bintang Portugal itu telah mencetak 28 gol (13 penalti) untuk timnya di semua kompetisi musim 2020/2021.

Mantan kapten Sporting CP itu lantas dianggap sebagai gelandang terbaik di Premier League saat ini. Fernandes tak jarang disandingkan dengan bintang Manchester City, De Bruyne.

Kevin De Bruyne menjelma menjadi salah satu gelandang terbaik di Liga Inggris sejak bergabung ke Man City pada musim 2015/2016. Bintang Belgia itu sudah menorehkan 66 gol dan 106 assist dari 260 penampilan bersama The Sky Blues.

Perbandingan Bruno Fernandes dengan De Bruyne mendapat tanggapan dari Lee Sharpe. Mantan pemain MU di periode 1988-1996 itu menilai Fernandes belum layak disejajarkan dengan De Bruyne, lantaran kerap kehilangan bola di lapangan.

"Saya sering ditanya soal Bruno Fernandes dalam hal apakah dia menjadi salah satu pemain paling top di liga. Dia melakukan sesuatu yang ajaib; dia mengumpan ke suatu tempat atau mencetak gol yang layak, atau dari tendangan bebasnya," kata Sharpe, dilansir dari Daily Mail.

"Kemudian dia menghabiskan 10-15 permainan dengan mudah sekali kehilangan bola. Saya tidak yakin apakah itu hanya hal luar biasa yang dia alami - atau itu memang benar-benar jati dirinya sebagai pemain," Sharpe menambahkan.

Manchester United's Bruno Fernandes, centre, and Chelsea's N'Golo Kante challenge for the ball during the English Premier League soccer match between Chelsea and Manchester United at Stamford Bridge Stadium in London, England, Sunday, Feb. 28, 2021. (Andy Rain/Pool via AP)Bruno Fernandes dinilai mudah kehilangan bola di lapangan. (Foto: AP/Andy Rain)

"Jadi saat ini saya sedang mempertimbangkan apakah dia adalah salah satu yang terbaik di liga. Saya pikir De Bruyne ada di atas sana dalam tiga pemain teratas di liga, tapi saya enggak yakin Bruno masuk ke tiga besar itu,".

"Memang sih dia mencetak banyak gol, banyak banget penaltinya. Namun ketika saya menontonnya, dia mudah kehilangan bola ketika anda benar-benar perlu untuk menguasai bola atau mempertahankan bolanya," pungkas Lee Sharpe soal Bruno Fernandes.

(bay/pur)