Mourinho Tidak Merasa Yang Terbaik

Mourinho Tidak Merasa Yang Terbaik

- Sepakbola
Selasa, 14 Mar 2006 08:29 WIB
Mourinho Tidak Merasa Yang Terbaik
Jakarta - Jose Mourinho sombong? Tidak selalu. Buktinya, meskipun telah dinobatkan sebagai pelatih terbaik dunia dua musim berturut-turut termasuk tahun lalu, ia tidak merasa sebagai yang terbaik.Mourinho mengatakan hal tersebut setelah ia kembali terpilih sebagai coach of the year 2005 untuk kategori pelatih klub oleh International Federation of Football History and Statistics (IFFHS), yang bermarkas di Jerman.Pada bursa yang perhitungannya didasari pada statistik prestasi itu ia mengalahkan antara lain Rafa Benitez (Liverpool), Frank Rijkaard (Barcelona), dan Guus Hiddink (PSV Eindhoven) yang menempati tiga peringkat di bawahnya.Mourinho juga memperoleh predikat yang sama untuk tahun 2004, setelah membawa FC Porto menjuarai Liga Champions, sebelum pindah ke Chelsea di mana ia memenangi gelar tersebut untuk tahun 2005.Menanggapi kesuksesannya menjadi coach of the year dua tahun berturut-turut, Mourinho tentu saja merasa senang, namun ia tidak menganggap dirinya yang terbaik karena masih banyak ambisi-ambisinya yang belum terwujud."Musim lalu aku memenangi titel Premiership, Piala Liga Inggris dan mencapai babak semifinal Liga Champions. Tentu saja aku senang dengan semua ini, tapi aku orang yang ambisius dan ingin memenangi lebih banyak tropi.""Untuk alasan inilah aku tidak merasa sebagai pelatih terbaik di dunia," tutur Mourinho kepada harian olahraga Portugal Record."Adalah kehormatan luar biasa bisa memperoleh penghargaan seperti ini. Aku memandangnya dengan kredibilitas yang besar karena award ini berdasarkan statistik dan bukan sebatas opini orang-orang," tambahnya. (a2s/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads