Menyesalkah Chelsea Lihat Lukaku yang Sekarang Ini?

Rifqi Ardita Widianto - Sepakbola
Jumat, 18 Jun 2021 16:15 WIB
SAINT PETERSBURG, RUSSIA - JUNE 12: Romelu Lukaku of Belgium celebrates after scoring their sides first goal during the UEFA Euro 2020 Championship Group B match between Belgium and Russia on June 12, 2021 in Saint Petersburg, Russia. (Photo by Anton Vaganov - Pool/Getty Images)
Romelu Lukaku sudah mencetak dua gol untuk Belgia di Euro 2020. (Foto: Getty Images/Anton Vaganov - Pool)
Jakarta -

Chelsea boleh jadi cukup menyesali keputusan melepas Romelu Lukaku dahulu. Kini Lukaku jadi salah satu penyerang paling 'mematikan' di kotak penalti.

Chelsea merekrut Lukaku muda dari Anderlecht senilai 10 juta paun pada musim panas 2011. Di usia baru sekitar 18 tahun, Lukaku cuma tampil 12 kali di seluruh ajang waktu itu.

Karena kesempatan untuk memainkan Lukaku minim, akibat kalah saing dari Didier Drogba, Chelsea lantas meminjamkannya ke West Bromwich Albion di tahun kedua. Pemain internasional Belgia itu lantas kembali dipinjamkan di musim 2013/2014, kali ini ke Everton.

Pada prosesnya, Lukaku malah pindah permanen ke klub kota Liverpool tersebut. Ia bermain di Goodison Park hingga 2017, saat Manchester United datang dan merekrutnya.

Dua musim memperkuat Manchester United, Lukaku kemudian menjelajah ke tanah Italia dan memperkuat Inter Milan. Di sanalah ia memenangi gelar bergengsi pertamanya di level klub, usai menjuarai Serie A 2020/2021.

Lukaku mencetak 24 gol untuk membawa Inter Milan juara, dengan sejauh ini sudah membuat total 64 gol untuk klub. Kini misi juaranya berlanjut ke Piala Eropa, di mana Lukaku berjuang bersama tim nasional Belgia.

Performanya sejauh ini dikabarkan membuat Chelsea tertarik untuk merekrutnya kembali. The Blues disebut-sebut mengincar penyerang tengah baru, mengingat musim lalu Timo Werner tak memenuhi ekspektasi terkait gol-gol.

Werner seperti diketahui hanya bikin enam gol di Premier League, dengan Chelsea finis keempat di klasemen. Selain Lukaku, klub milik Roman Abramovich itu juga dilaporkan mengincar Erling Haaland.

Mantan bek Chelsea Ashley Cole menyebut Lukaku kini telah menjadi penyerang yang matang dan berkembang pesat. Keputusan klub untuk membiarkan Lukaku berkembang lewat peminjaman-peminjaman disebutnya berdampak positif buat sang pemain.

"Dia gabung saat masih bocah, baru 17 tahun. Dia punya bakat mentah, pemahaman permainannya tidaklah bagus saat itu. Didier Drogba itu jadi semacam figur ayah, yang terbiasa membantunya dalam hal mengembangkan teknik dan memahami pergerakan," kata Ashley Cole dilansir Metro.

"Lalu saya rasa dua kali masa peminjaman benar-benar memberinya keyakinan bahwa dia cukup bagus. Ya, dia masih muda saat itu, tapi dia masih punya kesempatan untuk membuktikan diri."

"Menurut saya seperti tidak ada yang menghormatinya di Chelsea, dalam hal suporter ya. Kapan dia bermain, apakah dia akan jadi penyerang top buat Chelsea? Dulu kan ada Drogba di depannya."

"Buatnya untuk menjalani peminjaman dan membuktikan diri, dia jelas kembali dengan keyakinan, keberanian, dan sekarang performa yang tiada duanya, dia sudah jadi pemain berkualitas," imbuhnya.



Simak Video "Raut Bahagia Chelsea Islan yang Dilamar Rob Clinton Kardinal"
[Gambas:Video 20detik]
(raw/krs)