Kekalahan Terbesar 131 Tahun Birmingham
Rabu, 22 Mar 2006 09:11 WIB
London - Kekalahan 0-7 dari Liverpool, Rabu (22/3/2006) tidak hanya mengubur impian Birmingham City ke semifinal Piala FA. Tetapi ini justru akan menjadi mimpi terburuk Birmingham karena menelan kekalahan terbesar di Piala FA sejak turnamen yang digelar 131 tahun lalu.Entah mimpi apa pelatih Steve Bruce malam sebelum pertandingan. Piala FA yang diharapkan bisa menjadi penghibur buruknya penampilan di Premier League ternyata malah mendatangkan kehancuran. Inilah kekalahan terbesar Birmingham di kompetisi Piala FA sejak didirikan tahun 1875."Ini benar-benar menghancurkan kami. Anda hanya bisa memegang dagu, menyadari Anda telah dipermalukan di depan negara, di depan suporter Anda sendiri, dan berharap bisa kembali seperti biasa besok pagi," tutur Bruce usai pertandingan seperti dilansir Reuters, Rabu (22/3/2006).Birmingham sudah kemasukan dua gol saat pertandingan baru berjalan lima menit. Pelatih yang mengangkat Birmingham ke divisi utama tahun 2002 itu pun mencoba menambah penyerangnya di babak kedua. Namun yang terjadi bukan gol balasan, tetapi empat gol tambahan serta satu bunuh diri."Akhirnya ini menjadi pertandingan antara anak-anak dan orang dewasa. Mereka sangat jauh lebih superior malam ini. Kami menunjukkan ego kami, dan beberapa pemain terlihat permainannya menjadi sangat jelek," sesal peraih dua kali Piala FA sebagai pemain Machester United itu.Di Liga Inggris Birmingham kini berada di peringkat 17 dengan nilai 24. Meski kekalahan ini merupakan pukulan telak sebagai yang terburuk sepanjang karirnya melatih, namun Bruce menegaskan dirinya tidak akan mundur."Ini adalah kekalahan terbesar yang pernah saya alami. Saya akan bertanggung jawab, saya bukan tipe orang yang memilih melarikan diri. Saya akan melakukan apa yang saya bisa untuk memastikan kami tetap di divisi ini," tandasnya.Di pihak lain pelatih Liverpool memilih kata "keberuntungan" sebagai kunci sukses timnya. "Terkadang Anda tidak bisa mencetak gol setelah 30 tendangan, seperti yang kami alami saat melawan Charlton. Tetapi kali ini setiap kami menendang, tercipta gol. Kami memiliki kualitas. Para striker kami sangat bagus, dan kali ini kami punya banyak keberuntungan," ungkapnya.Foto: Steve Bruce termangu menyaksikan timnya dihancurkan Liverpool 0-7 (Ist). (lom/)











































