'Haaland Takkan Kesulitan Adaptasi dengan Kultur Inggris'

Rifqi Ardita Widianto - Sepakbola
Kamis, 22 Jul 2021 04:30 WIB
DORTMUND, GERMANY - MAY 22: Erling Haaland of Borussia Dortmund celebrates after scoring their teams first goal  during the Bundesliga match between Borussia Dortmund and Bayer 04 Leverkusen at Signal Iduna Park on May 22, 2021 in Dortmund, Germany. Sporting stadiums around Germany remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Matthias Hangst/Getty Images)
Erling Haalan dikaitkan dengan sejumlah klub Inggris. (Foto: Getty Images/Matthias Hangst)
Jakarta -

Erling Haaland masih terus dikaitkan dengan sejumlah klub Inggris. Penyerang Borussia Dortmund itu diyakini tak akan kesulitan kalau betul-betul pindah.

Haaland menjadi pemain paling diburu di bursa transfer musim panas ini. Ia terus menjadi sensasi di sepakbola Eropa, dengan musim lalu membuat 41 gol dari 41 penampilan di seluruh ajang.

Sejumlah klub Premier League dilaporkan memantau seksama situasi Haaland. Sebut saja Manchester City, Chelsea, dan Manchester United.

Penyerang 20 tahun itu sejauh ini tak menunjukkan tanda-tanda ingin segera pindah dan mencoba tantangan baru. Tapi kemungkinan untuk transfer tetap cukup terbuka selama ada peminat yang memenuhi harga yang dipasang Dortmund.

Mantan penyerang Chelsea, Tore Andre Flo, yang sesama orang Norwegia seperti Haaland, percaya Inggris tak akan mengagetkan secara kultur. Tantangannya praktis hanya di lapangan karena gaya permainan Inggris jauh lebih keras dari Liga Norwegia, Austria, maupun Jerman yang sudah dirasakan Erling Haaland.

"Saya rasa dia tidak akan punya banyak masalah beradaptasi dengan sepakbola Inggris. Kultur di Inggris cukup mirip dan pola hidupnya untuk seseorang yang berasal dari Norwegia akan cukup mudah, setidaknya itu yang terjadi pada saya sih," ungkap Tore Andre Flo dilansir Standard.

"Kami semua sudah berbicara dengan bahasa Inggris cukup baik, jadi seharusnya tidak ada masalah di sana. Pastinya di lapangan, situasinya bisa jauh lebih sulit karena liganya sangat berat, lebih berat dari yang lainnya di dunia menurut saya."

"Itulah tantangan terbesar untuk para pemain yang hadir dari Skandinavia. Tapi kemudian itu juga tantangan buat kebanyakan pemain yang datang ke Premier League dari negara-negara lainnya," sambung pria yang 112 kali memperkuat Chelsea ini.



Simak Video "Haaland Minta Gaji Selangit, Ole Bingung Pilih Kiper"
[Gambas:Video 20detik]
(raw/yna)