Klopp Sanjung Para Pemain Muda Liverpool

Putra Rusdi K - Sepakbola
Sabtu, 24 Jul 2021 09:00 WIB
Liverpools manager Jurgen Klopp celebrates at the end of the English Premier League soccer match between Liverpool and Southampton at Anfield stadium in Liverpool, England, Saturday, May 8, 2021. (Phil Noble/Pool via AP)
Juergen Klopp sanjung para pemain muda Liverpool yang tampil apik di pramusim (Foto: AP/Phil Noble)
Groedig -

Juergen Klopp puas dengan penampilan para pemain muda Liverpool saat menghadapi Mainz 05. Ia secara khusus memuji Harvey Elliott dan Owen Beck.

Liverpool menang 1-0 atas Mainz 05 dalam laga ujicoba pramusim yang digelar di Untersberg-Arena, Austria, Jumat (23/7/2021) malam WIB. The Reds butuh gol bunuh diri Luca Kilian di menit ke-86 untuk memenangkan laga.

Manajer Liverpool, Juergen Klopp, mengoptimalkan laga ujicoba ini untuk untuk memberi kesempatan para pemain muda untuk tampil. Harvey Elliott (18 tahun) bahkan dipercaya tampil sebagai starter.

Sementara, Kaide Gordon (16 tahun), Curtis Jones(20 tahun), Owen Beck (18 tahun), Jake Cain (19 tahun), Leighton Clarkson (19 tahun), Neco Williams (20 tahun), Tyler Morton (18 tahun), dan Billy Koumetio (18 tahun) diberi kesempatan Klopp turun dari bangku cadangan.

Klopp mengaku puas dengan performa para pemain mudanya di laga ini terutama Harvey Elliott dan Owen Beck. Elliott tak canggung tampil sebagai starter berduet dengan James Milner dan Naby Keita di lini tengah.

Untuk Beck, Klopp menyanjungnya karena bek kiri asal Wales ini berperan besar atas gol Liverpool. Gol bunuh diri Kilian lahir dari kelehanan Beck Mainz ini mengantisipasi umpan silang Beck.

"Harvey (Elliott) di babak pertama, sangat, sangat bagus. Para pemain muda harus saya katakan tampil baik. Saya sangat menikmati menonton mereka dan membantu mereka untuk memahami permainan lebih dan lebih dan lebih baik lagi, untuk mengerti posisi mereka," ujar Klopp dikutip dari situs Liverpool.

"Mereka harus berani jika tidak, itu akan membuang-buang waktu. Bahwa Owen terlibat dalam gol itu bagus untuknya, saya harus katakan dia bermain bagus."

"Babak kedua kami memainkan sistem yang berbeda tetapi Anda harus membuat perbedaan dalam situasi satu lawan satu; jika Anda mendapatkan bola dan hanya mengumpan, kami selalu memiliki delapan pemain di posisi yang sangat bagus."

"Tekanan ada dimana-mana, tetapi jika Anda dapat membuat sedikit perbedaan dengan sedikit akselerasi, maka tiba-tiba permainan berubah. Kami melakukan itu, Owen melakukannya dalam beberapa kali, Kaide (Gordon) melakukannya juga," jelasnya.



Simak Video "Liverpool Latah Ingin Gaet Chiesa, Juventus Menolak!"
[Gambas:Video 20detik]
(pur/ran)