Ini Alasan Tammy Abraham Bisa Jadi Opsi Menarik bagi Man City

Lucas Aditya - Sepakbola
Selasa, 27 Jul 2021 18:35 WIB
LONDON, ENGLAND - JULY 14: Tammy Abraham of Chelsea looks on during the Premier League match between Chelsea FC and Norwich City at Stamford Bridge on July 14, 2020 in London, England. Football Stadiums around Europe remain empty due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in all fixtures being played behind closed doors. (Photo by Adam Davy/Pool via Getty Images)
Manchester City disarankan untuk mendatangkan Tammy Abraham dibandingkan Harry Kane. (Foto: Getty Images/Pool)
Jakarta -

Manchester City sedang berburu striker baru. The Citizens dikaitkan dengan Harry Kane, tapi Tammy Abraham bisa jadi opsi menarik karena alasan-alasan ini.

Satu pos striker Man City lowong setelah Sergio Aguero menyelesaikan kontrak. Pemain Argentina itu menyeberang ke Barcelona.

Petinggi Man City sudah berjanji akan mencari pengganti yang sepadan. Ada beberapa nama yang dikaitkan, Erling Haaland sampai Harry Kane yang dirumorkan.

Untuk Kane, Tottenham Hotspur dikabarkan mau melepas kapten Timnas Inggris itu. Tapi, banderol sebesar 165 juta pound sterling akan menjadi ganjalan besar untuk mendapatkan pemain 27 tahun itu.

Eks pemain Man City, Trevor Sinclair, memberi saran untuk The Citizens. Dia sebelumnya sudah menyodorkan nama Abraham agar direkrut untuk menjadi penggawa lini depan yang baru.

"Ya, saya melakukan itu. Dia pemain yang cukup muda dan dengan kemampuan melatih yang dimiliki Pep Guardiola, dan rekan setim di sekelilingnya, dia merupakan pemain top," kata Sinclair di Talksport.

Menurutnya Tammy Abraham sudah memperlihatkan kemampuan bagus. Kecepatan dan penyelesaian akhirnya di depan gawang lawan, kata Sinclair, pun jempolan. Selain itu Abraham masih beberapa tahun lebih muda ketimbang Kane, yang berusia 27 tahun, dan punya peluang terus tumbuh.

"Tak ada pemain yang sempurna terutama di usia 22 atau 23 tahun. Tapi, Tammy masih bisa banyak berkembang. Dia merupakan seseorang yang sangat saya ingin lihat di Manchester City," kata dia menambahkan.

Bersama Chelsea, Abraham kalah bersaing dengan Kai Havertz dan Timo Werner. Dia bermain sebanyak 32 kali dengan sumbangan 12 gol, menjadi anggota tim saat menjadi juara Liga Champions.

(cas/mrp)