Pertama Kalinya, Pep Guardiola Kalah Beruntun Dua kali di Final

Afif Farhan - Sepakbola
Minggu, 08 Agu 2021 11:45 WIB
LONDON, ENGLAND - AUGUST 04: Pep Guardiola, Manager of Manchester City reacts during the FA Community Shield match between Liverpool and Manchester City at Wembley Stadium on August 04, 2019 in London, England. (Photo by Michael Regan/Getty Images)
Pertama Kalinya, Pep Guardiola Kalah Beruntun Dua kali di Final (Getty Images)
London -

Pep Guardiola sedang bernasib buruk. Pertama kalinya, Guardiola kalah beruntun dua kali di final bersama Manchester City!

Leicester City vs Manchester City berlangsung dalam Community Shield di Wembley Stadium, Sabtu (7/8/2021) malam. Sebuah trofi pemanasan yang mempertemukan juara Liga Inggris dan Piala FA.

Leicester keluar sebagai juara, lewat gol dari titik penalti oleh Kelechi Iheanacho di menit akhir. Leicester menang 1-0.

LONDON, ENGLAND - AUGUST 07: Kelechi Iheanacho of Leicester City celebrates after scoring their side's first goal during The FA Community Shield Final between Manchester City and Leicester City at Wembley Stadium on August 07, 2021 in London, England. (Photo by Catherine Ivill/Getty Images)Leicester kandaskan Manchester City di trofi Community Shield (Getty Images/Catherine Ivill)

Dilansir dari Squawka, kekalahan Manchester City tersebut menjadi catatan buruk yang baru buat manajer Pep Guardiola. Kini pertama kalinya, Guardiola kalah dua kali berturut-turut di laga final!

Sebelum di Community Shield, Manchester City dikalahkan Chelsea dengan skor 0-1 di final Liga Champions pada akhir Mei kemarin. Kala itu, gol tunggal Kai Havertz mengunci kemenangan The Blues.

Sebelumnya baik di Barcelona dan di Bayern Munich, Pep Guardiola belum pernah kalah dua kali beruntun di final.

Kekalahan beruntun di final Liga Champions dan Community Shield, tentu jadi awal yang kurang mulus buat Manchester City menyambut kompetisi musim 2021/2022.

Guardiola sendiri sudah kedatangan Jack Grealish dan diyakini selanjutnya adalah Harry Kane atau Lionel Messi. Tentu walau pemain top, mereka harus bisa beradaptasi lebih dulu bersama tim.

"Kami tahu kami tidak berada dalam kondisi terbaik, tetapi para pemain akan lebih baik lagi jelang Liga Inggris pekan depan. Kami sedang dalam proses," ujar Guardiola seperti dilansir dari BBC.

"Saya ingin sekali memenangkan pertandingan ini. Selamat untuk Leicester atas kemenangannya, performanya sangat bagus," tutup pria asal Spanyol itu.

(aff/cas)