Arsenal Vs Chelsea: Menanti Trisula Maut The Blues

Afif Farhan - Sepakbola
Jumat, 20 Agu 2021 16:23 WIB
LONDON, ENGLAND - OCTOBER 17: Timo Werner of Chelsea celebrates with teammate Mason Mount after scoring his sides second goal during the Premier League match between Chelsea and Southampton at Stamford Bridge on October 17, 2020 in London, England. Sporting stadiums around the UK remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Mike Hewitt/Getty Images)
Arsenal Vs Chelsea: Menanti Trisula Maut The Blues (Foto Getty Images)
London -

Arsenal vs Chelsea akan berlangsung di akhir pekan ini dalam lanjutan Liga Inggris. Menarik dinanti, siapa pendamping striker baru Lukaku di lini depan The Blues?

Derby London Arsenal vs Chelsea akan main pada Minggu (22/8) pukul 22.30 WIB. Kedua tim memulai pertandingan pertama di Liga Inggris akhir pekan lalu dengan hasil yang berbeda.

Chelsea menang atas Crystal Palace 3-0 dan mampu mengamankan tiga poin. Sebaliknya, Arsenal dikalahkan tim promosi Brentford dengan skor 0-2.

Dilansir dari Sky Sports, duel Arsenal vs Chelsea dipastikan akan berlangsung sengit. Kedua tim punya rivalitas tinggi dan mau membuktikan diri sebagai yang terbaik dari kota London.

Meski begitu, Chelsea diprediksi akan keluar sebagai pemenang. The Blues dalam tren gemilang setelah memenangi Liga Champions dan Piala Super Eropa, sekaligus baru mendapat amunisi baru yakni Romelu Lukaku.

Kabarnya, manajer Thomas Tuchel bakal menurunkan Romelu Lukaku di laga tersebut. Lukaku sudah berlatih bersama tim, juga dalam kondisi yang prima.

Thomas Tuchel sendiri kerap memakai formasi 3-4-3. Maka, siapakah yang akan menemani Lukaku di lini depan?

Dalam laga kontra Crystal Palace, trisula lini depan Chelsea diisi oleh Mason Mount di sayap kanan, Christian Pulisic di sayap kiri, dan Timo Werner di depan.

Bisa jadi, Werner dicadangkan dan tempatnya diisi oleh Lukaku.

Meski begitu, Thomas Tuchel diyakini punya beberapa skema untuk mengisi pos penyerang sayap. Bisa saja Christian Pulisic yang dicadangkan dan mengandalkan kecepatan Werner serta Mason Mount.

Diyakini, Mason Mount sulit terganti. Pemain jebolan akademi Chelsea ini punya modal tembakan kencang dari luar kotak penalti dan cukup apik memberi umpan dari bola mati.

Jangan lupa, masih ada Kai Havertz yang cuma bermain sebagai pemain pengganti di pertandingan pertama. Havertz cukup baik dalam perihal membuka ruang dan itu bisa dimanfaatkan oleh Lukaku.

Maka menarik dinanti bagaimana Tuchel menyusun trisula maut Chelsea kontra Arsenal nanti?

(aff/cas)