Sergio Aguero Jawab Anggapan Tak Akur dengan Guardiola

Okdwitya Karina Sari - Sepakbola
Kamis, 14 Okt 2021 21:20 WIB
MANCHESTER, ENGLAND - JUNE 17: Pep Guardiola, Manager of Manchester City speaks to Sergio Aguero of Manchester City before he is subbed on during the Premier League match between Manchester City and Arsenal FC at Etihad Stadium on June 17, 2020 in Manchester, United Kingdom. (Photo by Laurence Griffiths/Getty Images)
Sergio Aguero sesungguhnya tidak akur dengan Manajer Man City Pep Guardiola? (Foto: Getty Images/Laurence Griffiths)
Barcelona -

Pep Guardiola tak segan mendepak Sergio Aguero meski telah berjasa besar bagi Manchester City. Namun, Aguero membantah anggapan dirinya tidak akur dengan Pep.

Sejak bergabung dengan City pada 2011, Aguero telah membukukan total 260 gol dan 73 assist dalam 390 penampilan di seluruh kompetisi. Striker top Argentina itu menjadi pencetak gol terbanyak dalam sejarah the Citizens dan membantu klub memenangi lima gelar Premier League, satu Piala FA, dan enam Piala Liga.

Meski menjadi salah satu figur idola di Etihad, Aguero mesti angkat kaki di musim panas lalu setelah Man City tidak memperpanjang kontraknya. Mantan bomber Atletico Madrid itu memang berkali-kali dibekap cedera sehingga tergusur oleh Gabriel Jesus, yang lebih dipilih Guardiola.

Namun, spekulasi tentang hubungan Aguero-Guardiola memburuk di akhir musim lalu di mana keduanya dilaporkan tidak saling bicara selama berminggu-minggu. Setelahnya, ayah Aguero menyebut Guardiola mengeluarkan air mata buaya saat berpidato dalam perpisahan putranya. Tuduhan yang mengindikasikan bahwa hubungan Aguero-Guardiola memang tidak mulus.

Sergio Aguero sedang membuka lembaran baru di dalam kariernya bersama Barcelona. Aguero menyiratkan, Guardiola merupakan sosok yang saklek dengan prinsipnya.

"Aku tidak pernah punya masalah dengan Guardiola. Aku tidak pernah berdebat dengan dia," ungkap Aguero kepada El Pais. "Kami memang harus meluruskan beberapa hal."

"Selama tiga tahun terakhir fantastis, tidak ada yang perlu dikatakan lagi. Dia itu pelatih yang selalu menginginkan yang maksimal. Kalau dia punya ide untuk berpesta di pikirannya, dia melakukannya. Dia tidak peduli apakah dia harus mencoret pemain yang sudah mencetak tiga gol dalam beberapa pertandingan terakhir. Siapa nama pemain itu tidak penting. Kecuali dia itu Messi. "

"Aku selalu menerima kapan aku harus bermain dan kapan aku tidak bermain. Gabriel Jesus, setelah dia tiba di Manchester dan mulai bermain sebagai starter, aku tidak mengatakan apapun," kata Aguero membahas hubungannya dengan Pep Guardiola.

(rin/krs)