Sterling Mau Lebih Sering Main, Guardiola: Buktikan di Lapangan!

Rifqi Ardita Widianto - Sepakbola
Sabtu, 16 Okt 2021 05:00 WIB
DORTMUND, GERMANY - APRIL 14: Pep Guardiola, Manager of Manchester City speaks with Substitute, Raheem Sterling of Manchester City during the UEFA Champions League Quarter Final Second Leg match between Borussia Dortmund and Manchester City at Signal Iduna Park on April 14, 2021 in Dortmund, Germany. Sporting stadiums around Germany remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors.  (Photo by Friedemann Vogel - Pool/Getty Images)
Raheem Sterling sedang tidak bahagia di Manchester City. (Foto: Getty Images/Pool)
Jakarta -

Raheem Sterling berkeluh kesah soal kesempatan bermainnya yang menurun di Manchester City. Pep Guardiola menantangnya untuk membuktikan di lapangan.

Raheem Sterling baru-baru ini memberi indikasi tengah mempertimbangkan masa depannya di Manchester City. Pemain tim nasional Inggris itu menyatakan siap bermain di luar Inggris demi kesempatan bermain lebih besar.

"Kalau saya ingin kebahagiaan saya ada di level tertentu, saya perlu bermain. Saya perlu mencetak gol-gol dan menikmati situasi," ungkap Raheem Sterling dikutip Sky Sports.

Musim ini, Sterling memang tak lagi jadi anak kesayangan Manajer Man City Pep Guardiola. Dari tujuh penampilannya di Liga Inggris sejauh ini, baru dua kali ia jadi starter, kalah saing dari Jack Grealish yang didatangkan musim panas kemarin.

Ketika dikonfirmasi soal ini, Guardiola mengaku baru mendengar pernyataan Sterling. Tapi ia memastikan kalau menilai semua pemain dari performa dan menantang Sterling untuk membuktikan diri di lapangan.

"Saya tak tahu soal komentar itu dan saya rasa klub juga. Raheem adalah pemain kami dan semoga dia akan menjadi pemain penting buat kami," ungkap Pep Guardiola dikutip Sky Sports.

"Dia ingin waktu bermain lebih banyak, seperti Riyad (Mahrez) ketika tak bermain, mereka komplain, ketika Joao (Cancelo) tak main, dia komplain. Beberapa pemain, mereka komplain ketika ingin bermain terus-menerus."

"Tapi saya tak bisa menjamin berapa menit yang didapatkan setiap pemain. Mereka harus selalu 'bicara' di lapangan, itulah momennya. Bukan cuma Raheem, mereka semua."

"Mereka tahu akan mendapatkan kesempatan. Saya bukan orang yang hanya memainkan 11 pemain, semuanya terlibat," imbuh Guardiola.



Simak Video "Misi Balas Dendam Guardiola untuk Chelsea-nya Tuchel"
[Gambas:Video 20detik]
(raw/pur)