MU Digasak Liverpool di Old Trafford, Solskjaer Tolak Mundur!

Okdwitya Karina Sari - Sepakbola
Senin, 25 Okt 2021 15:39 WIB
Manchester Uniteds manager Ole Gunnar Solskjaer leaves the field at halftime during the English Premier League soccer match between Manchester United and Liverpool at Old Trafford in Manchester, England, Sunday, Oct. 24, 2021. (AP Photo/Rui Vieira)
Ole Gunnar Solskjaer menolak mundur dari manajer MU usai kekalahan telak di tangan Liverpool 0-5.Foto: AP/Rui Vieira
Manchester -

Kursi manajer Ole Gunnar Solsjaer semakin digoyang setelah Manchester United digasak Liverpool 0-5. Namun, Solskjaer berkukuh dia tidak akan mundur.

Menjamu Liverpool di Old Trafford tadi malam (24/10/2021), MU tumbang nyaris tanpa perlawanan. Empat gol bersarang di gawang David de Gea di babak pertama yang diciptakan Naby Keita, Diogo Jota dan sepasang gol Mohamed Salah.

Liverpool semakin melukai MU setelah Salah mencetak gol ketiganya alias hat-trick tidak lama setelah turun minum. Kekalahan ini menandai kekalahan kandang terbesar yang diderita Setan Merah dari Liverpool dalam sejarah Premier League.

Dengan hasil ini MU melorot ke peringkat ketujuh klasemen Liga Inggris usai mengoleksi 14 poin dari sembilan pertandingan. Cristiano Ronaldo cs tercecer dalam persaingan gelar juara karena tertinggal delapan poin dari Chelsea di puncak dan tujuh poin dari Liverpool di posisi kedua.

Bukan cuma itu saja kekalahan telak dari Liverpool turut menekan Solskjaer sebagai manajer Manchester United. Solkskjaer didesak untuk mundur dan mengganti dia dengan Zinedine Zidane.

Solskjaer masih punya sisa kontrak di Manchester United sampai tiga tahun lagi. Solskjaer menolak untuk 'menyerah'.

"Saya sudah melangkah terlalu jauh, kami telah melangkah terlalu jauh sebagai sebuah kelompok. Kami terlalu dekat untuk menyerah sekarang," cetus manajer asal Norwegia itu di Metro. "Ini memang akan sulit. Para pemain akan terpuruk tapi ada banyak karakter di sana. Kami tahu kami sedang dalam titik terendah, kami tidak bisa merasakan yang lebih buruk lagi daripada ini."

"Ini adalah perasaan yang terburuk. Kemenangan tidak kunjung datang, penampilan bagus tidak kunjung tampak, kami kebobolan terlalu banyak gol, terlalu banyak gol mudah dan itu adalah sebuah kekhawatiran," sambung dia dilansir M.E.N.

"Well, saya tidak mendengar hal lain [pada masa depan saya] dan saya masih memikirkan tentang pekerjaan besok. Tentu saja kami semua terpuruk, saya tidak bisa mengatakannya sekarang bahwa saya pernah mengalami hal buruk lebih dari ini, ini adalah yang terburuk, yang terendah yang pernah saya alami. Tapi saya menerima tanggung jawabnya dan itu tanggung jawab itu adalah milik saya pada hari ini dan milik saya ke depannya," lugas Solskjaer.

(rin/krs)