Dulu Gagal Rekrut Klopp, Pep & Pochettino, MU Gercep Amankan Conte?

Rifqi Ardita Widianto - Sepakbola
Rabu, 27 Okt 2021 05:00 WIB
CROTONE, ITALY - MAY 01: Head coach of Inter Antonio Conte looks on during the Serie A match between FC Crotone and FC Internazionale at Stadio Comunale Ezio Scida on May 01, 2021 in Crotone, Italy. Sporting stadiums around Italy remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors.  (Photo by Maurizio Lagana/Getty Images)
Antonio Conte saat ini jadi calon kuat pengganti Ole Gunnar Solskjaer. (Foto: Getty Images/Maurizio Lagana)
Jakarta -

Manchester United pernah gagal merekrut manajer-manajer top selepas pensiunnya Sir Alex Ferguson. Kini bakal gerak cepat amankan Antonio Conte?

Manchester United diperkirakan berada di ambang pergantian manajer. Posisi Ole Gunnar Solskjaer sedang disorot tajam menyusul serangkaian hasil mengecewakan, khususnya kekalahan buruk 0-5 dari Liverpool di Old Trafford, Minggu (24/10/2021) lalu.

Termasuk dari Liverpool kemarin, MU sudah menelan lima kekalahan dalam sembilan laga terakhir di seluruh ajang. 'Setan Merah' cuma menang tiga kali dalam rentang tersebut.

Antonio Conte kuat dirumorkan akan menjadi pengganti Solskjaer. Direksi MU sudah membicarakan opsi pergantian manajer secara internal, tapi kabarnya masih belum satu suara soal Conte.

Sementara Conte dilaporkan siap menyambut tawaran dari MU. Nama lain yang dihubungkan dengan Cristiano Ronaldo dkk adalah Zinedine Zidane, meski kabarnya eks pelatih Real Madrid itu tak tertarik dengan posisi di Old Trafford.

Nah, MU boleh jadi akan berkaca dari pengalaman pahit terdahulu, ketika gagal mendapatkan manajer-manajer top. MU pernah begitu dekat dengan Juergen Klopp, Pep Guardiola, hingga Mauricio Pochettino.

Pada 2013 silam, Klopp dihubungi langsung oleh manajer legendaris MU Sir Alex Ferguson. Sir Alex yang pensiun tahun tersebut menginginkan Klopp jadi penerusnya.

Tapi Klopp yang saat itu masih menangani Borussia Dortmund menolak. Belakangan diketahui, alasan penolakannya adalah istri yang merasa MU tak cocok. Belakangan istri Klopp pula yang membuat pria Jerman itu berlabuh di Liverpool karena menurutnya lebih pas.

Sebelum Klopp, Sir Alex Ferguson sebenarnya lebih dulu mendekati Pep Guardiola. Keduanya sempat makan malam bersama di New York pada 2012, namun kala itu Sir Alex belum bisa mengajukan tawaran resmi karena belum memikirkan pensiun.

Sekadar melemparkan wacana ke Guardiola, Sir Alex juga meminta agar diberi tahu lebih dulu sebelum eks pelatih Barcelona itu menerima pekerjaan di klub lain. Guardiola tak melakukannya dan berakhir gabung Bayern Munich.

"Saya meminta Pep menelepon saya dulu sebelum menerima tawaran dari lub lain. Tapi dia tak melakukannya dan gabung Bayern Munich di Juli 2013," ungkap Sir Alex dalam bukunya, Leading.

Kegagalan serupa terjadi ketika MU berusaha mencari pengganti untuk Jose Mourinho yang dipecat pada Desember 2018. Mauricio Pochettino yang kala itu menangani Tottenham Hotspur pun didekati.

Sir Alex mengaguminya karena punya ide permainan yang bagus dan mampu membangun skuad. Tapi MU dan Pochettino juga tak berjodoh, dengan Ole Gunnar Solskjaer yang awalnya diangkat sebagai caretaker diberikan posisi permanen menyusul hasil-hasil oke tim.

Nama Pochettino diyakini masih berada dalam daftar incaran MU saat ini. Tapi merekrutnya di pertengahan musim ini akan sulit karena ia masih terikat jabatan di Paris Saint-Germain.

Bagaimana langkah MU kali ini? Apakah akan bergerak cepat untuk mengamankan Conte? Patut diingat bahwa Conte juga dikaitkan dengan posisi di Newcastle United, yang baru saja dibeli Pangeran Arab Saudi Mohammed bin Salman.

Bagaimana, MU?



Simak Video "Atalanta Vs MU: Ronaldo-Cavani Duet Lagi?"
[Gambas:Video 20detik]
(raw/pur)