Lini Belakang Chelsea: Kukuh Sekaligus Tajam

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Minggu, 21 Nov 2021 00:45 WIB
Chelseas Antonio Rudiger, center, celebrates after scoring his sides opening goal during the English Premier League soccer match between Leicester City and Chelsea at the King Power Stadium, in Leicester, England, Saturday, Nov. 20, 2021. (AP Photo/Leila Coker)
Bek-bek Chelsea yang kukuh sekaligus tajam (AP/Leila Coker)
Leicester -

Lini belakang Chelsea tak cuma kukuh musim ini. Ketajamannya bahkan melebihi para pemain depan The Blues. Wow!

Trio Antonio Ruediger, Trevor Chalobah, dan Thiago Silva dipasang saat Chelsea melawat ke markas Leicester City di King Power stadium, Sabtu (20/11/2021) malam WIB dalam lanjutan Liga Inggris pekan ke-12.

Dalam formasi 3-4-2-1 kesukaan Thomas Tuchel, tiga bek di belakang memang kerap dirotasi tapi performa bisa dijaga. Itulah yang dibuktikan di pertandingan ini.

Meski harus menghadapi Jamie Vardy, Silva, Ruediger, dan Chalobah bermain mantap sepanjang 90 menit. Vardy dimatikan dan Leicester pun cuma bikin tiga shot on target dari total 4 sepanjang 90 menit.

Sementara, Chelsea mampu membuat 16 attempts, tujuh tepat sasaran. Keunggulan Chelsea dibuka gol Ruediger di menit ke-14 memaksimalkan umpan Ben Chilwell.

N'Golo Kante memperbesar keunggulan timnya di menit ke-28 sebelum dimantapkan gol Christian Pulisic di menit ke-71. Chelsea menang 3-0 sekaligus mengukuhkan posisinya di puncak klasemen Liga Inggris dengan 29 poin, unggul enam poin dari Manchester City di posisi kedua.

Kemenangan ini juga membuktikan bahwa absennya Timo Werner dan Romelu Lukaku tidak mempengaruhi performa Chelsea. Sebab, si Biru malah punya sumber gol lain, dari lini belakang!

Ya, selain tangguh karena baru kebobolan empat gol dari 12 laga, para bek Chelsea juga tajam dan bahkan jadi top scorer tim musim ini. James adalah pemain tertajam dengan torehan empat gol.

Sementara itu tambahan satu Antonio Ruediger di laga ini membuat bek-bek Chelsea sudah membuat 13 gol, lebih banyak dari Liverpool dan Manchester City (1 gol) serta Manchester United (0 gol).

Bahkan total 13 gol itu lebih banyak dari gabungan bek-bek di 19 klub Premier League lainnya, yang baru bikin 12 gol! Bahkan pada laga kontra Leicester, Chilwell yang berposisi bek kiri adalah pemain paling agresif dengan tiga attempts dan membuat peluang terbanyak, yakni tiga.

Dia bahkan mencetak assist dan paling banyak membuat foul, yakni empat. Kira-kira Chelsea masih butuh penyerang gak ya?

(mrp/pur)