Solskjaer Nyaris Nangis dalam Wawancara Terakhir di Man United

ADVERTISEMENT

Solskjaer Nyaris Nangis dalam Wawancara Terakhir di Man United

Randy Prasatya - Sepakbola
Senin, 22 Nov 2021 06:30 WIB
Manchester -

Ole Gunnar Solskjaer berkaca-kaca dalam wawancara terakhirnya untuk Manchester United. Dia juga menegaskan Michael Carrick cocok menjadi pelatih.

Manajer asal Norwegia itu bertugas di Old Trafford sejak Desember 2018 usai Jose Mourinho dipecat. Setelah nyaris tiga tahun berlalu, perjalanan Solskjaer berakhir karena pihak manajemen memecatnya sehari setelah kekalahan 1-4 MU dari Watford.

Akun Twitter resmi klub mengunggah dua klip wawancara Solskjaer. Mantan juru taktik Molde dan Cardiff itu terlihat menahan air matanya agar tak jatuh.

"Seperti yang saya katakan kepada mereka pagi ini juga, percayalah pada diri Anda sendiri, Anda tahu kami lebih baik dari ini. Kami belum bisa menunjukkannya tetapi pergilah, menikmati menjadi pemain Manchester United, Liga Champions panggung terbesar," kata Solskjaer.

"Jika dan ketika Anda memenangkan pertandingan, Anda lolos ke babak berikutnya, Michael (Carrick) akan bertanggung jawab. Michael, saya sangat menghormatinya, saya sangat mencintai Michael."

"Saya menjadi emosional sekarang karena dia top... mereka akan baik-baik saja. Saya akan mengawasi mereka dan mendukung mereka."

MU dalam tujuh pertandingan Liga Inggris terakhirnya bersama Solskjaer sangat buruk. Ada lima kekalahan yang didapat dan cuma satu kemenangan dengan lainnya berakhir imbang.

Setan Merah saat ini duduk di posisi kedelapan klasemen Liga Inggris dengan 17 poin atau tertinggal 12 poin dari Chelsea selaku pemuncak klasemen. Hasil buruk bisa saja kembali terjadi karena akhir pekan depan bertemu The Blues di Stamford Bridge.

Perjalanan MU di Liga Champions juga masih belum aman. MU saat ini mengumpulkan 7 poin, sama seperti Villarreal selaku penghuni posisi pertama dan kedua di Grup F. Keduanya bakal berhadapan tengah pekan depan.

Atalanta bisa membuat MU tertekan jika kalah dari Villarreal. Young Boys, yang mengalahkan MU di pertemuan pertama, juga bisa menjadi kejutan.

(ran/nds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT