Chelsea Vs MU: Rangnick di Kuping Fletcher?

Kris Fathoni W - Sepakbola
Senin, 29 Nov 2021 12:34 WIB
LONDON, ENGLAND - NOVEMBER 28: Nemanja Matic of Manchester United is challenged by Hakim Ziyech of Chelsea during the Premier League match between Chelsea and Manchester United at Stamford Bridge on November 28, 2021 in London, England. (Photo by Clive Rose/Getty Images)
Chelsea vs MU. (Foto: Clive Rose/Getty Images)
Jakarta -

Laga Chelsea vs Manchester United turut bikin Ralf Rangnick disebut-sebut. Bahkan suporter MU menduga Rangnick ikut memberi instruksi via Darren Fletcher.

Selepas dipecatnya Ole Gunnar Solskjaer sebagai manajer, MU untuk sementara ditangani Michael Carrick sebelum manajer interim datang mengambil alih. Santer diduga, Rangnick-lah orangnya.

Bahkan ada yang menduga bahwa keputusan Carrick tidak memainkan Cristiano Ronaldo sedari awal, ketika melawan Chelsea, adalah karena Rangnick.

Suporter kian bergunjing ketika melihat sosok Darren Fletcher, eks pemain MU yang sejak Maret lalu jadi direktur teknik the Red Devils, di bench lawan Chelsea.

Sekilas tak ada yang istimewa dari momen itu. Tapi Fletcher terlihat mengenakan earpiece di salah satu kupingnya dan terlihat berbicara menggunakan alat tersebut.

Ada pertanyaan besar mengenai siapa yang jadi lawan bicara Darren Fletcher mengingat staf pelatih Man United tentu saja berada di tempat yang sama dengan dirinya.

"Darren Fletcher tampak berkomunikasi dengan seseorang lewat earpiece dan kemudian memberi instruksi ke para pemain. Kira-kira ia bicara dengan siapa ya?" cuit James Robson, jurnalis London Evening Standard.

Spekulasi bahwa suara Ralf Rangnick-lah yang ada di telinga Fletcher, dan ikut memberikan instruksi sepanjang laga lawan Chelsea, jadi dugaan banyak suporter.

"Apakah Fletcher lagi bicara sama Rangnick?" kata seorang netizen.

"Aku yakin Fletcher lagi bicara dengan Rangnick," timpal yang lain.




Ralf Rangnick santer disebut-sebut akan segera diumumkan jadi manajer interim Man United. Dengan gaya melatihnya yang identik dengan Gegenpress, cukup banyak suporter yang juga yakin bahwa sentuhannya sudah terlihat sejak dua laga terakhir MU lawan Villarreal dan Chelsea -- berkat garis tinggi dalam melakukan pressing ketat sedari lini depan.

(krs/cas)