ADVERTISEMENT

Bayang-bayang Laga Tanpa Penonton Mulai Hantui Premier League

Yanu Arifin - Sepakbola
Rabu, 08 Des 2021 19:30 WIB
MANCHESTER, ENGLAND - DECEMBER 05: Cristiano Ronaldo of Manchester United competes for a ball in the air against Vicente Guaita of Crystal Palace during the Premier League match between Manchester United and Crystal Palace at Old Trafford on December 05, 2021 in Manchester, England. (Photo by Alex Livesey/Getty Images)
Laga Liga Inggris kembali tanpa penonton? (Getty Images/Alex Livesey)
London -

Premier League mulai bersiap menghadapi lockdown atau pengetatan wilayah lagi, terkait penyebaran virus corona. Laga tanpa penonton mulai membayangi.

Pandemi virus corona masih merebak saat ini. Bahkan, ada varian baru yakni Omicron, yang lebih berbahaya dari varian delta.

Beberapa negara sudah mendeteksi keberadaan varian baru itu di tempatnya. Termasuk Inggris, di mana sudah ada 333 kasus varian Omicron per Selasa (7/12).

Situasi itu mulai membuat ketar-ketir, terlebih Tottenham Hotspur, salah satu klub Premier League, juga sudah diterjang badai corona. Sebanyak enam pemain tim utama dan dua staf pelatih Antonio Conte positif corona.

Tottenham kabarnya berniat menunda pertandingan melawan Brighton & Hove Albion akhir pekan ini. Penundaan laga juga diprediksi berlanjut saat melawan Leicester City, tengah pekan berikutnya.

Aturan Premier League sendiri menyatakan, permainan harus dimainkan jika sebuah klub masih memiliki 14 pemain atau lebih dalam daftar skuadnya yang tersedia. Namun, Dewan Liga Premier akan menerima setiap banding per kasus.

Dan menurut The Sun, klub-klub Premier League mulai diberi tahu Plan B oleh pemerintah Inggris Raya. Rencana itu adalah menerapkan paspor vaksin, yang membuat suporter belum vaksin terancam tak bisa menonton meski sudah beli tiket.

Jika hal itu masih belum berhasil, maka satu-satunya cara adalah penutupan stadion. Hal itu bisa membuat perputaran uang klub, yang mulai berjalan, bisa kembali tersendat karena tak ada pemasukan uang dari tiket dan penjualan merchandise secara offline.

Di Jerman, Bayern Munich dan RB Leipzig sendiri sudah diminta menggelar laga tanpa penonton, imbas meningkatnya kasus virus corona di beberapa wilayah Jerman. Sementara di daerah yang masih aman, jumlah penontonnya dikurangi.

Apesnya, momen ini terjadi jelang natal dan tahun baru. Apakah laga Boxing Day Premier League akan berlangsung tertutup?

(yna/mrp)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT