Kasus COVID-19 di Liga Inggris Akhirnya Turun, Kini 94!

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Selasa, 04 Jan 2022 19:00 WIB
LEEDS, ENGLAND - NOVEMBER 30: A detailed view of an Amazon and Premier League logo is seen prior to the Premier League match between Leeds United and Crystal Palace at Elland Road on November 30, 2021 in Leeds, England. (Photo by George Wood/Getty Images)
Kasus COVID-19 di Premier League turun jadi 94 kasus (Getty Images/George Wood)
London -

Kabar baik untuk Premier League yang lagi dihantam badai virus corona. Untuk pertama kalinya dalam dua bulan terakhir, angka kasus menurun di bawah 100. Top!

Premier League memang terkena dampak varian Omicron yang lagi mengganas di Eropa. Sejak awal November, angka kasus positif selalu naik di setiap pekannya.

Memasuki awal Desember hingga mendekati Boxing Day lalu, jumlahnya makin banyak dan membuat sejumlah pertandingan ditunda. Tercatat sedari akhir November hingga awal tahun ini, sudah ada sekitar 17 pertandingan ditunda.

Leeds United dan Manchester United jadi tim paling terdampak karena ada banyak pertandingan mereka ditunda. Lalu menyusul Chelsea dan Liverpool di akhir tahun kehilangan beberapa pemainnya karena harus dikarantina.

Tingginya kasus positif di antara pemain dan staf pelatih itu sempat memunculkan isu kalau Premier League sebaiknya ditunda selama dua pekan, agar menekan penyebaran virus asal Wuhan tersebut.

Namun, Premier League tetap jalan terus karena merasa sudah menerapkan protokol kesehatan dengan baik. Bahkan dibanding liga-liga lainnya yang menurunkan kapasitas stadion hingga pertandingan tertutup, Premier League tetap mengizinkan stadion terisi penuh meski dengan syarat ketat.

Nah, kabar baik muncul untuk Premier League. Dikutip Daily Mail, dari hasil tes terbaru yang diadakan periode 27 Desember-2 Januari 2022, jumlah kasus positif menurun jadi 94 kasus!

Ada total 14.250 sampel yang diambil dari pemain serta staf. Ini jadi penurunan signifikan dari pekan sebelumnya yang mencapai 103 kasus, sekaligus yang terendah selama delapan pekan terakhir.

"Keselamatan semua orang adalah prioritas utama dan Premier League selalu mengambil langkah antisipasi untuk merespons dampak dari varian Omicron. Liga sudah menerapkan protokol ketat dan meningkatkan jumlah tes kepada pemain serta staf klub," ujar pernyataan resmi Premier League

Premier League juga bisa bernapas sejenak karena kompetisi libur sejenak setelah akhir tahun yang padat, karena ada semifinal Piala Liga Inggris dan babak ketiga Piala FA.

Kompetisi baru bergulir lagi pada 12 Januari yang mempertandingkan partai tunda, serta pekan ke-22 pada 15 Januari.

(mrp/cas)