Rooney Khawatir MU-nya Rangnick Akan Dihajar Liverpool atau City

Novitasari Dewi Salusi - Sepakbola
Selasa, 04 Jan 2022 22:45 WIB
MANCHESTER, ENGLAND - DECEMBER 05: Diogo Dalot in discusion with Ralf Rangnick, Manager of Manchester United after the Premier League match between Manchester United and Crystal Palace at Old Trafford on December 05, 2021 in Manchester, England. (Photo by Jan Kruger/Getty Images)
Wayne Rooney mengkhawatirkan performa Manchester United (Foto: Getty Images/Jan Kruger)
Jakarta -

Wayne Rooney beberapa kali menonton pertandingan Manchester United musim ini. Melihat performa MU, Rooney khawatir mantan timnya itu akan dilibas oleh tim papan atas.

Usai memberhentikan Ole Gunnar Solskjaer, MU menunjuk Ralf Rangnick sebagai manajer interim. Sejauh ini, performa MU bersama Rangnick masih naik turun.

Setelah tak terkalahkan di lima pertandingan pertamanya bersama Rangnick (3 kali menang, 2 kali imbang), MU akhirnya tumbang. Menjamu Wolverhampton Wanderers, Selasa (4/1/2022) dini hari WIB, Setan Merah kalah dengan skor 0-1.

Performa MU dalam beberapa pertandingan terakhir memang disorot. Sebelum kalah dari Wolverhampton, MU sempat dikritik setelah ditahan imbang Newcastle United.

Wayne Rooney menyuarakan kekhawatirannya terhadap performa MU. Eks striker MU yang kini menangani Derby County itu waswas mantan timnya itu akan dihajar tim-tim papan atas seperti Manchester City dan Liverpool. Rooney juga menggarisbawahi minimnya pengalaman Rangnick menangani tim besar.

"Saya ada di pertandingan pertama (Rangnick) melawan Crystal Palace dan saya pikir mereka terlihat sangat bagus," ujar Rooney kepada The Athletic seperti dikutip Mirror.

"Satu-satunya kekhawatiran saya, dengan keadaan itu, adalah ketika Anda menghadapi tim-tim yang lebih baik -- Liverpool, Man City, Arsenal -- Anda bisa dihukum."

"Yang paling penting adalah para pemain harus mempercayainya. Dia harus membuat mereka bekerja sebagai grup ketimbang individu."

"Saya yakin ada banyak perbedaan dengan tim mana pun yang pernah dia tangani sebelumnya. Ada banyak tekanan, melatih banyak pemain top," ucap Rooney.

(nds/cas)