Man City Vs Chelsea: Jangan Ulangi 'Dosamu', The Blues!

Afif Farhan - Sepakbola
Jumat, 14 Jan 2022 19:20 WIB
LONDON, ENGLAND - SEPTEMBER 25: Ruben Dias of Manchester City interacts with Antonio Ruediger of Chelsea after the Premier League match between Chelsea and Manchester City at Stamford Bridge on September 25, 2021 in London, England. (Photo by Catherine Ivill/Getty Images)
Man City Vs Chelsea: Jangan Ulangi 'Dosamu', The Blues! (Getty Images)
Manchester -

Manchester City vs Chelsea akan tersaji di akhir pekan ini. Manajer Thomas Tuchel harus putar otak, agar The Blues tak lagi jatuh di lubang yang sama!

Manchester City vs Chelsea jadi big match Liga Inggris akhir pekan ini. Laga tersebut akan main pada Sabtu (15/1/2022) pukul 19.30 WIB.

Manchester City sementara memimpin Klasemen Liga Inggris dengan koleksi 53 poin. Chelsea menempel dengan 43 poin.

Manchester City sendiri sedang dalam tren positif. The Citizens menang terus dalam setidaknya 11 laga terakhir. Sebaliknya, Chelsea yang sempat memimpin klasemen malah terpeleset di bulan Desember kemarin.

Di pertemuan pertama kedua tim pada akhir September kemarin, Chelsea dikandaskan Manchester City 0-1. Ketika itu, gol tunggal Gabriel Jesus di menit ke-53 jadi pembeda.

Dilansir dari The Sun, manajer Thomas Tuchel ketika itu memakai formasi 3-5-2. Duet Romelu Lukaku dan Timo Werner mengisi pos serang.

Celakanya, hal itu malah jadi senjata makan tuan. Chelsea justru mandek di dalam kotak penalti The Citizens.

Chelsea hanya membuat empat peluang. Bahkan, tidak membuat satu tembakan ke gawang sekalipun!

LONDON, ENGLAND - SEPTEMBER 25: Romelu Lukaku of Chelsea looks dejected after his team concede their first goal during the Premier League match between Chelsea and Manchester City at Stamford Bridge on September 25, 2021 in London, England. (Photo by Catherine Ivill/Getty Images)Romelu Lukaku, striker Chelsea yang tak berdaya di hadapan Manchester City (Getty Images/Catherine Ivill)

Chelsea sejatinya kerap bermain dengan formasi 3-4-2-1. Formasi itulah yang membawa pasukannya Thomas Tuchel menjuarai titel Liga Champions musim lalu.

Maka kini, apakah Tuchel kembali ke formasi lama? Atau kembali, memberikan kejutan?

(aff/yna)