Rangnick pada Ronaldo: Tolong Jaga Emosimu!

Okdwitya Karina Sari - Sepakbola
Sabtu, 22 Jan 2022 16:30 WIB
Manchester Uniteds Cristiano Ronaldo sits watching the game behind Manchester Uniteds interim manager Ralf Rangnick after being substituted during an English Premier League soccer match between Brentford and Manchester United at the Brentford Community Stadium in London, Wednesday, Jan. 19, 2022. (AP Photo/Matt Dunham)
Manajer interim Man United Ralf Rangnick meminta Cristiano Ronaldo menjaga emosinya. (Foto: Matt Dunham/AP)
Manchester -

Ralf Rangnick mendesak Cristiano Ronaldo agar menjaga emosi usai marah karena diganti. Meski begitu, Rangnick tidak tersinggung dengan reaksi Ronaldo itu.

Megabintang sepakbola Portugal itu disorot karena reaksinya saat Manchester United menggebuk Brenford 3-1. Ronaldo ngamuk karena diganti Harry Maguire di tengah pertandingan. Dia membanting jaketnya lalu duduk di tangga stadion bukannya di bangku cadangan MU.

Rangnick, manajer interim MU, sebelumnya mengatakan keputusan mengganti Ronaldo semata-mata demi mengamankan keunggulan dan menjaga kebugaran si pemain. Namun, tidak sedikit yang menilai sikap Ronaldo itu berarti melawan otoritas Rangnick.

Jelang laga kandang melawan West Ham, Rangnick merasa Ronaldo butuh menjaga tempramennya. Walaupun Rangnick sepenuhnya memahami karakter Ronaldo yang sangat kompetitif.

"Saya tidak menyalahkan dia untuk itu tapi terus terang manajer manapun akan berharap dia tidak seharusnya terlalu emosional dan juga di depan kamera televisi saya kira ini tidak akan menguntungkan siapapun; tidak menguntungkan dia ataupun rekan-rekan setimnya," ucap Rangnick di the Guardian.

"Itu adalah sebuah pertandingan yang emosional dan para pemain emosional dan saya sama sekali tidak tersinggung. Saya tidak memandangnya atau mengartikannya bahwa dia menantang saya. Ini kan bukan yang pertama," sambung manajer Jerman ini.

"Kalau Anda melihat momen ketika Sir Alex menggantikan dia atau pelatih-pelatih lain, reaksi dia cukup mirip, yang menunjukkan bahwa pada akhirnya tidak ada hubungannya dengan manajer. Itu cuma tentang ambisi dan gairah dia sendiri untuk tetap berada di atas lapangan," lugas Rangnick membahas reaksi marah Ronaldo usai diganti.

(rin/krs)