Jelang Final FA
Benitez Minta Solusi FA Atas Tiket
Kamis, 11 Mei 2006 11:01 WIB
Liverpool - Hilangnya 1.600 tiket bagi suporter Liverpool membuat Rafael Benitez gusar. Manajer Liverpool in pun meminta Federasi Sepakbola Inggris (FA) untuk berbuat sesuatu. Tiket pertandingan Liverpool melawan West Ham di Cardiff, Sabtu (13/5/2006) di pesan lewat pos. Namun van milik Royal Mail yang membawa tiket partai final Piala FA yang di pesan dirampok di tengah kota Liverpool.FA akhirnya membatalkan tiket tersebut dan dengan alasan keamanan mereka tidak mengeluarkan tiket baru. Dengan kata lain sebanyak 1600-an kursi pendukung Liverpool dipastikan akan kosong.Tentu saja Benitez merasakan cara FA tersebut sangat tidak adil. "Mereka harus dapat menemukan solusi karena kami tidak ingin kehilangan sekian banyak suporter," tukas manajer Liverpool ini seperti dilansir BBC. "Jika Anda telah menyaksikan tim seluruh musim dan Anda juga harus memiliki tiket untuk ada di sana," tambah Benitez yang berharap agar para suporternya tersebut bisa menyaksikan skuadnya berlaga di final FA. Sementara para fans Liverpool diminta untuk tidak membeli tiket dengan harga murah dari orang-orang yang tak dikenal. Siapapun yang mencoba memasuki stadion dengan tiket curian tersebut diancam ditahan pihak yang berwenang. Pejabat FA pun mengaku sudah mencoba melakukan upaya mencari penggantinya. "FA telah mengusahakan berbagai cara untuk mebantu para suporter yang kehilangan tiketnya," kata pihak FA dalam statmennya. Namun dari hasil kesepakatan antara petugas kepolisian lokal, pemerintahan kota Cardiff dan otoritas Millennium Stadium, tiket yang hilang tersebut tidak akan diganti dengan tiket baru demi alasan keamanan.Sementara pihak klub The Reds lewat Kepala Eksekutif Rick Parry juga menyayangkan terjadinya perampokan tersebut dan juga mengkritik pejabat stadion Millennium yang belum mendapatkan solusi untuk masalah tersebut. "Keputusan Millennium Stadium untuk tidak mengeluarkan tiket pengganti sangat tidak bisa diterima dan menghukum fans yang tidak bersalah dan telah menjadi korban perampokan," kritik Rick Parry. Foto: Rafael Benitez (as). (key/)











































