Lukaku 'Hilang' Lawan Crystal Palace: 7 Sentuhan, 0 Shot

ADVERTISEMENT

Lukaku 'Hilang' Lawan Crystal Palace: 7 Sentuhan, 0 Shot

Okdwitya Karina Sari - Sepakbola
Minggu, 20 Feb 2022 06:00 WIB
LONDON, ENGLAND - FEBRUARY 19: Romelu Lukaku of Chelsea leaves the pitch at half time during the Premier League match between Crystal Palace and Chelsea at Selhurst Park on February 19, 2022 in London, England. (Photo by Ryan Pierse/Getty Images)
Romelu Lukaku cuma membuat tujuh sentuhan saat Chelsea mengalahkan Crystal Palace 1-0. (Foto: Getty Images/Ryan Pierse)
London -

Chelsea sukses membawa pulang kemenangan tipis 1-0 dari kandang Crystal Palace. Namun, striker Chelsea Romelu Lukaku menjalani pertandingan untuk dilupakan.

Hasil itu didapat si Biru dalam laga tandangnya ke Stadion Selhurst Park, Sabtu (19/2/2022) malam WIB. Hakim Ziyech muncul sebagai pahlawan Chelsea setelah mencetak gol kemenangan pada dua menit terakhir waktu normal pertandingan.

Sementara itu Lukaku diturunkan sejak awal dengan menjadi ujung tombak Chelsea, yang disokong Kai Havertz dan Ziyech. Akan tetapi, bintang sepakbola Belgia itu justru merana dan nyaris tak memberikan kontribusi nyata.

Statistik Romelu Lukaku sangat mengecewakan. Mantan penggawa Manchester United dan Inter Milan itu gagal melakukan satupun tembakan dan cuma membuat tujuh sentuhan selama 90 menit di atas lapangan! Lukaku bahkan cuma dua kali menyentuh bola di sepanjang 45 menit pertama, salah satunya dari kickoff.

Alhasil, Lukaku membuat rekor tidak menyenangkan. Opta mengemukakan, tujuh sentuhan yang dibuat Lukaku itu merupakan yang paling sedikit dari seorang pemain yang tampil selama 90 menit di sebuah pertandingan Premier League sejak 2003/04.

Dengan begini Romelu Lukaku praktis gagal meneruskan momentum positifnya setelah mencetak dua gol dalam dua pertandingan Chelsea saat memenangi Piala Dunia Antarklub 2021.

Pelatih Chelsea Thomas Tuchel membantah performa buruk Lukaku tersebut karena perubahan sistem. Pada pertandingan melawan Crystal Palace, Tuchel mengusung formasi 4-1-4-1, berbeda dari biasanya yang menggunakan formasi tiga bek.

"Tidak. Tidak, ini bukan tentang sistemnya," lugas Tuchel usai pertandingan kepada BeIN Sports. "Well, begitulah adanya. Namun, bagi dia tidak ada perubahan sistem karena struktur serangannya sama."

"Kami selalu menyerang dalam 4-1, hanya saja dalam membangun serangan terkadang kami membangun serangan dalam 3-2 dan kadang-kadang dalam 4-1. Untuk dia, itu tidak mengubah apapun," imbuh dia mengenai performa mengecewakan Romelu Lukaku saat Chelsea membungkam Crystal Palace.



Simak Video "Masalah Bisnis! Alasan Tuchel Dipecat Chelsea"
[Gambas:Video 20detik]
(rin/ran)

ADVERTISEMENT