ADVERTISEMENT

Liverpool Bukan Tim Normal, Liverpool Mau Menggila!

Rifqi Ardita Widianto - Sepakbola
Sabtu, 05 Mar 2022 19:34 WIB
LONDON, ENGLAND - FEBRUARY 27: Liverpool players celebrate after victory in the penalty shoot out during the Carabao Cup Final match between Chelsea and Liverpool at Wembley Stadium on February 27, 2022 in London, England. (Photo by Shaun Botterill/Getty Images)
Liverpool mengejar tiga trofi tersisa musim ini. (Foto: Getty Images/Shaun Botterill)
Jakarta -

Liverpool masih mengejar tiga trofi lain musim ini, setelah Piala Liga Inggris diraih. 'Si Merah' sadar harus berpikir "gila" untuk memenangi seluruhnya.

Liverpool memburu kesempatan mewujudkan mimpi quadruple musim ini. Piala Liga Inggris sudah dimenangi pekan lalu, tersisa Premier League, Piala FA, dan Liga Champions.

Melihat penampilan tim besutan Juergen Klopp itu saat ini, mimpi Quadruple tampak cukup realistis untuk diwujudkan. Mohamed Salah dkk sudah tanpa kekalahan sejak Januari lalu, melalui 14 pertandingan di seluruh ajang. Bahkan 11 yang terakhir berhasil dimenangi.

Kans menyalip Manchester City di puncak klasemen Premier League masih sangat terbuka. Meski tertinggal enam poin saat ini, Liverpool punya satu laga simpanan di genggaman.

Mereka sudah memastikan tiket perempatfinal Piala FA dan satu kaki sudah menjejak babak yang sama di Liga Champions. Tapi di lain sisi, Liverpool pun menyadari mereka mengejar sesuatu yang gila untuk diwujudkan.

Bek Liverpool Ibrahima Konate menyebut timnya mesti menganggap setiap pertandingannya wajib menang dan tak takut untuk memimpikan hal gila.

"Ya, ya, ya, kami harus berpikir seperti itu. Kalau kami berpikir 'Ya, kita lihat saja nanti'. Ini bukan mentalitas terbaik. Saya rasa kami harus berpikir 'Ya, kami mesti menang, menang, menang' demi kesempatan memenangi sesuatu lagi," ujarnya dikutip Sky Sports.

"Dan kalau kami berpikir seperti itu, kami akan lebih fokus. Gila sih untuk berpikir seperti itu, tapi ya kami mesti berpikir seperti orang dan tim yang gila. Dan kami punya tim luar biasa dan rasanya kalau kami kompak, kami akan membuat sejumlah hal gila musim ini dan kami mesti berpikir seperti orang gila," sahutnya.

West Ham United akan menjadi batu sandungan pertama dalam misi Liverpool menutup musim dengan gila. Laga di Anfield, Minggu (6/3/2022) dini hari WIB nanti wajib dimenangi, untuk memberikan tekanan ke Manchester City yang akan menghadapi Manchester United.

"Semua orang tahu West Ham tim yang sangat bagus, tim kuat. Tapi ya, kami harus memikirkan laga ini dan kami fokus ke sana, kita akan lihat apa yang terjadi," sahutnya.

(raw/krs)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT