MU dan Suasana Ruang Ganti yang Tidak Pasti

Bayu Baskoro - Sepakbola
Jumat, 01 Apr 2022 11:49 WIB
MANCHESTER, ENGLAND - MARCH 06: Harry Maguire of Manchester United reacts after Riyad Mahrez of Manchester City scores their sides third goal during the Premier League match between Manchester City and Manchester United at Etihad Stadium on March 06, 2022 in Manchester, England. (Photo by Laurence Griffiths/Getty Images)
Manchester United tampil kurang memuaskan musim ini. (Foto: Getty Images/Laurence Griffiths)
Manchester -

Manchester United tampil kurang memuaskan sepanjang musim ini. Hal tersebut berdampak ke suasana ruang ganti tim.

MU hampir dipastikan puasa gelar pada musim 2021/2022. Skuad asuhan Ralf Rangnick itu gagal total di kompetisi domestik dan Eropa.

Hasil yang tak jauh beda juga dialami MU di Liga Inggris. Cristiano Ronaldo dkk sementara ini tertahan di posisi keenam klasemen dengan 50 poin, tertinggal 20 angka dari Manchester City di pucuk klasemen.

Situasi semakin buruk buat Manchester United setelah beberapa pemain kabarnya tidak senang dengan situasi saat ini. Paul Pogba, Marcus Rashford, hingga Edinson Cavani diklaim mau cabut pada akhir musim.

Gelandang MU, Nemanja Matic, mengakui kondisi internal Setan Merah saat ini belum kondusif. Menurutnya, situasi ruang ganti tim sangat bergantung kepada hasil pertandingan.

"Ini tergantung pada hasil. Tentu saja ketika Anda mendapat hasil yang bagus, suasananya jauh lebih baik dan semua orang senang," kata Matic kepada talkSPORT.

Manchester United's Nemanja Matic during the English Premier League soccer match between Leicester City and Manchester United at King Power stadium in Leicester, England, Saturday, Oct. 16, 2021. (AP Photo/Rui Vieira)Gelandang Manchester United, Nemanja Matic. (Foto: Rui Vieira/AP)

"Seperti yang Anda tahu, kami tidak berada di posisi terbaik di liga dan atmosfernya tidak fantastis. Meski begitu, kami harus tetap positif dan percaya sampai akhir karena kami ingin finis di empat besar," dia menambahkan.

"Suasana di ruang ganti kami akan tergantung pada itu. Jika kami finis di empat besar maka itu akan bagus untuk kami, semua orang mungkin bakal puas. Namun apabila kami tidak berhasil, itu akan menjadi ruang ganti yang sangat menyedihkan," Nemanja Matic mengungkapkan.

(bay/krs)