Conte Tak Setuju Kane Disamakan dengan Maradona

Randy Prasatya - Sepakbola
Sabtu, 09 Apr 2022 10:00 WIB
BRIGHTON, ENGLAND - MARCH 16: Harry Kane of Tottenham Hotspur celebrates after scoring their teams second goal during the Premier League match between Brighton & Hove Albion and Tottenham Hotspur at American Express Community Stadium on March 16, 2022 in Brighton, England. (Photo by Julian Finney/Getty Images)
Harry Kane disamakan seperti Diego Maradona. Foto: (Getty Images)
Jakarta -

Antonio Conte tak setuju jika Harry Kane disamakan dengan Diego Maradona. Begini alasan manajer Tottenham Hotspur tersebut!

Kane tampil penuh saat Tottenham menjamu Newcastle United dalam lanjutan Premier League, Minggu (3/4/2022) malam WIB. The Lilywhites menang telak 5-1 atas The Magpies.

Kane tidak mencetak gol ke gawang Newcastle, tapi dia punya pengaruh besar sepanjang laga. Striker 28 tahun tersebut memberi assist untuk gol kedua Tottenham yang dicetak Matt Doherty.

Satu assist tersebut menambah catatan oke Harry Kane bersama Tottenham Hotspur sejak Februari 2022. Dia membukukan 6 gol dan 4 assist dari 8 pertandingan terakhir Premier League.

Legenda The Lilywhites, David Ginola, menilai Kane bukan cuma pintar mencetak gol. Striker Timnas Inggris itu juga bisa berperan sebagai playmaker, yang membuat Ginola sampai menyamakannya dengan Maradona.

Conte ternyata tidak sependapat dengan pernilaian Ginola. Conte, yang pernah merasakan main melawan Maradona dan kini melatih Kane, membeberkannya.

"Pertandingan berakhir 3-2 (untuk Napoli). Dan saya mencetak gol! Gol pertama saya di Serie A. Ketika saya baru berusia 19 tahun! Itu adalah musim terakhir bagi Diego di Naples," kata Conte seperti dikutip dari Daily Star.

"Tapi yang pasti, pertandingan itu mengesankan saya. Sulit karena saya mengawasinya dan saya mencetak gol. Saya sangat senang, meskipun kalah."

"Mereka (Kane dan Maradona) adalah dua pemain yang berbeda. Maradona adalah seorang No 10, bukan No 9. Harry terlahir sebagai striker. Tapi dia memiliki bakat dan kualitas untuk bermain seperti No 10 dengan striker lain di depannya. Saya suka memilikinya sebagai striker. Dua pemain berbeda dengan karakteristik berbeda."

Conte sebetulnya lebih suka Kane main sebagai striker daripada berada di belakang ujung tombak. Kualitas Kane lebih mematikan saat ada di kotak penalti.

"Sejujurnya saya lebih suka Harry seperti No 9, karena ketika dia tetap di dalam kotak atau tepi kotak, dia memiliki kualitas yang hebat, kanan, kiri, juga dengan sundulan, dia memiliki potensi besar."

"Tapi kadang-kadang dia kembali dan menciptakan ruang untuk orang lain dan penting untuk memiliki opsi yang berbeda. Jika tidak, Anda dapat diprediksi. Dan dalam sepakbola modern, tim Anda harus tidak dapat diprediksi," Conte menegaskan.



Simak Video "Mantan Pacar Diego Maradona Diperiksa Kasus Perdagangan Manusia"
[Gambas:Video 20detik]
(ran/adp)