Lihat Aubameyang yang Sekarang, Arsenal... Adakah Rasa Sesal?

Yanu Arifin - Sepakbola
Senin, 11 Apr 2022 19:00 WIB
VALENCIA, SPAIN - APRIL 10: Pierre-Emerick Aubameyang of FC Barcelona celebrates after scoring their sides first goal during the La Liga Santander match between Levante UD and FC Barcelona at Ciutat de Valencia Stadium on April 10, 2022 in Valencia, Spain. (Photo by David Ramos/Getty Images)
Striker Barcelona, Pierre-Emerick Aubameyang. (Foto: David Ramos/Getty Images)
London -

Pierre-Emerick Aubameyang makin sip di Barcelona. Performa striker 32 tahun itu dinilai menjadi bukti Arsenal membuat keputusan terburuk sepanjang masa.

Aubameyang dilepas Arsenal dengan bebas transfer ke Barcelona. Striker asal Gabon itu dilepas karena dianggap sudah habis dan kerap membuat indisipliner.

Bersama Barcelona, Aubameyang bak terlahir kembali. Eks pemain AC Milan dan Borussia Dortmund itu bisa tampil sip bersama Blaugrana.

Aubameyang sudah melakoni 14 laga bersama Barcelona. Pemain yang bisa membuat 92 gol untuk Arsenal itu langsung mencetak 10 gol bersama tim asuhan Xavi Hernandez.

Terakhir, Aubameyang mencetak satu gol saat Barcelona menekuk Levante 3-2. Aubameyang mencetak gol pertama dalam kemenangan timnya.

Performa Pierre-Emerick Aubameyang yang makin sip di Barcelona, tak seturut dengan lini depan Arsenal. Alexandre Lacazette, yang kini menjadi tumpuan Meriam London, cuma bisa membuat satu gol dalam 10 partai terakhir.

Begitu juga Bukayo Saka, Gabriel Martinelli, dan Eddie Nketiah, yang catatan golnya bahkan belum mencapai dua digit. Maka keputusan melepas Aubameyang membuat Arsenal dikritik.

Kritikan datang dari presenter kondang Inggris, Piers Morgan. Pria yang menjadi suporter berat Arsenal itu menyebut manajemen tim kesayangannya telah membuat keputusan terburuk karena melepas Aubameyang.

"Pierre-Emerick Aubameyang mencetak gol lagi untuk Barcelona. Golnya yang ke-10 dari 14 laga sejak Arsenal melepasnya dengan gratis. Ini menjadi salah satu keputusan terburuk dari manajemen sepanjang masa," cuit Piers Morgan di akun Twitter-nya.

(yna/cas)