City di Ambang Juara Premier League, Guardiola Sebut-sebut MU-nya Sir Alex

Novitasari Dewi Salusi - Sepakbola
Minggu, 22 Mei 2022 09:00 WIB
Manchester Citys head coach Pep Guardiola, left, watches the players before the start of the English Premier League soccer match between Manchester City and Newcastle United at Etihad stadium in Manchester, England, Sunday, May 8, 2022. (AP Photo/Jon Super)
Pep Guardiola menilai Manchester City layak disejajarkan dengan Manchester United-nya Sir Alex Ferguson jika berhasil menjuarai Premier League musim ini (Foto: AP/Jon Super)
Manchester -

Manchester City selangkah lagi juara Premier League. Jika bisa juara, Man City akan menyamai prestasi Manchester United era Sir Alex Ferguson.

Manchester City akan menjamu Aston Villa di pekan terakhir Premier League di Etihad Stadium, Minggu (22/5/2022) malam WIB. Kemenangan di laga ini akan menahbiskan The Citizens sebagai juara.

Jika berhasil melakukannya, itu berarti City juara Premier League empat kali dalam lima musim. Dalam sepanjang sejarah Premier League, hanya Manchester United era Sir Alex Ferguson yang berhasil melakukannya.

Bukan hanya sekali, MU-nya Sir Alex bahkan melakukannya tiga kali sejak 1992. Terakhir adalah saat Setan Merah juara Premier League empat kali sejak 2006 sampai 2011.

Pep Guardiola menilai Manchester City pantas disejajarkan dengan MU-nya Sir Alex jika bisa juara Premier League musim ini. Dominan di Premier League dinilai Guardiola bukan hal yang sepele.

"Akan luar biasa, tentu akan luar biasa," ujar Guardiola tentang potensi menyamai prestasi itu seperti dilansir Guardian.

"Ketika saya tiba, orang-orang di sini bilang Premier League sangat sulit, liga paling sulit. Semuanya juara, (tim) yang berbeda-beda, hanya Sir Alex Ferguson bersama United yang mampu juara tiga atau empat kali dalam lima tahun. Jadi ketika ini terjadi, Anda menyadari besarnya tim United ini dalam periode ini, yang mampu melakukannya berkali-kali."

"Kami hampir melakukannya atau jadi bagian dari itu, dan kami harus mencobanya. Ada di posisi ini, dekat, kami akan mencobanya. Kami ada di sini sebagai konsekuensi dari apa yang terjadi di masa lalu. Banyak usaha yang dilakukan di musim pertama ketika kami tidak juara," kata Guardiola.

(nds/bay)