Di Man City, Haaland Diminta Jangan Jago Kandang

Yanu Arifin - Sepakbola
Rabu, 25 Mei 2022 08:00 WIB
Dortmunds Erling Haaland claps hands after winning the German Bundesliga soccer match between Borussia Dortmund and Arminia Bielefeld in Dortmund, Germany, Sunday, March 13, 2022. (AP Photo/Martin Meissner)
Erling Haaland jangan jago kandang di Manchester City (Foto: Martin Meissner/AP)
Manchester -

Erling Haaland memang tajam, namun ada hal yang mesti ditingkatkan jika sudah pindah ke Manchester City. Apa itu?

Halaand menyegel kepindahannya ke City di musim panas ini. The Citizens menebus klausul rilisnya di Borussia Dortmund, dengan total nilai transfer yang kabarnya mencapai 75 juta Euro.

Kepindahan Haaland dinilai akan membantu City dalam urusan bikin gol. Sebab, striker Norwegia itu punya catatan mentereng.

Haaland, yang masih berusia 21 tahun, sudah punya catatan 155 gol dari 200 penampilannya di level klub. Di antaranya 86 gol di Dortmund serta 29 gol di RB Salzburg.

Ketajaman Haaland akan membantu City bersaing di Liga Champions, kompetisi yang masih berusaha dimenangkan. Namun, ada catatan soal penampilan Haaland.

Eks kiper City, David James, meminta Erling Haaland jangan jago kandang, alias bisa bikin gol di kandang saja. Ia mengingatkan, untuk bisa membawa Manchester City bersaing di Liga Champions, ketajaman harus selalu terasah di mana saja.

"Anda bisa berargumen Haaland akan memperbaiki situasi Man City ketika berhadapan dengan Liga Champions. Ada bagian-bagian di sekitar kinerja Haaland yang perlu ditingkatkan secara signifikan," kata James kepada Genting Casino, seperti dilansir Manchester Evening News.

"Dia pencetak gol yang fantastis, tak perlu diragukan, tetapi cara dia mencetak gol yang perlu ditingkatkan. Di situlah dia mencetak gol yang perlu ditingkatkan, dia mencetak sebagian besar golnya di kandang."

"Ketika berpikir tentang Liga Champions dan pertandingan-pertandingan sulit yang tidak berlangsung di kandang, akan ada area untuk perbaikan. Dia berusia 21 tahun dan di bawah Pep, Anda bisa berargumen dia akan menjadi lebih baik. Jika dia menjadi lebih baik, tentu saja, Man City akan berada di tempat yang lebih baik untuk memenangkan Liga Champions," terangnya.

(yna/mrp)