ADVERTISEMENT

Dongeng Jarrod Bowen: Dulu di Klub Bangkrut, Kini Masuk Timnas Inggris

Putra Rusdi K - Sepakbola
Jumat, 03 Jun 2022 18:43 WIB
LONDON, ENGLAND - DECEMBER 04: Jarrod Bowen of West Ham United celebrates after scoring their teams second goal during the Premier League match between West Ham United and Chelsea at London Stadium on December 04, 2021 in London, England. (Photo by Alex Pantling/Getty Images)
Karier Jarrod Bowen bak dongeng (Foto: (Getty Images/Alex Pantling)
London -

Jalan karier Jarrod Bowen bak sebuah dongeng. Memulai karier dari klub yang bangkrut, ia kini bisa mendapat panggilan timnas Inggris.

Bowen untuk pertama kalinya mendapat panggilan timnas Inggris untuk menghadapi tiga laga di League A Grup 3 UEFA Nations League. Pelatih Inggris, Gareth Southgate kepincut usai Bowen tampil menawan bersama West Ham United di musim ini. Ia total mampu menorehkan 18 gol dan 13 assist untuk The Hammers dari 51 laga di semua ajang musim ini.

Pemain sayap 25 tahun ini jelas sangat gembira dengan hal ini. Mimpinya saat kecil kini menjadi kenyataan.

West Ham mengunggah foto kecil Bowen mengenakan seragam timnas Inggris bernomor tujuh milik David Beckham. Bowen kecil juga meniru gaya rambut Beckham kala itu yang bermodel mohawk.


Bowen kini selangkah lagi mengenakan jersey tim Tiga Singa miliknya sendiri. Keluarga Bowen sangat emosional melihat pria kelahiran Leominster ini mewujudkan mimpinya setelah melalui jalan karier yang berliku.

"Semua orang sedikit emosional, saudara laki-laki dan ayah saya menangis! Saya tidak akan sampai di sini tanpa semua dukungan yang saya dapatkan dari keluarga dan teman-teman saya, jadi sangat menyenangkan memiliki mereka di sekitar saya ketika kami mengetahui itu," ungkap Bowen di akun Twitter West Ham.

Bowen memang punya hasrat besar untuk menjadi pesepakbola sejak kecil. Ia memulai merajut mimpi itu di tim kampung halamannya Hareford United.

Potensi Bowen bersama Hareford United menarik minat Aston Villa dan Cardiff City untuk mengajaknya trial. Namun hasil trial tak sesuai harapan Bowen, Villa dan Cardiff memutuskan tak merukrutnya untuk tim U-18. Dari sinilah jalan berliku Bowen untuk menggapai mimpinya dimulai.

Ia kembali ke Hareford United dan mendapat debut di tim utama pada usia 17 tahun kala bermain kasta kelima Liga Inggris pada 2014. Bowen tampil apik menyelamatkan Hareford dari degradasi, tapi setelah itu timnya justru dinyatakan bangkrut karena masalah keuangan.

Untungnya, bakat Bowen tercium oleh Hull City yang merekrutnya. Impian Bowen hidup lagi, tapi sekali lagi meredup akibat sering cedera. Bowen cedera karena kesulitan mengikuti intensitas latihan yang tinggi dari The Tigers.

"Dia telah didorong masuk ke tim utama di Hereford tetapi tidak benar-benar memiliki waktu latihan berbasis gym. Anak-anak di akademi sekarang dapat berada di gym dari 10 tahun dan tumbuh sepanjang waktu. Jarrod tidak memiliki itu. Tubuhnya tidak bisa mengatasinya," ujar pelatih kebugaraan Hull City, Ben Tempest, dikutip dari The Athletic.

Bowen menolak menyerah meski perkembangannya sedikit terganggu. Ia baru debut di tim senior Hull dari akademi setelah tiga tahun bergabung ke klub. Pra-musim Hull pada musim panas 2017 kemudian mengubah karier. Ia tampil apik di sana dan terus mendapat kepercayaan hingga kompetisi berlangsung.

Karier Bowen terus meningkat di Hull hingga ditebus West Ham pada Januari 2020. The Hammers yang kemudian melapangkan jalannya untuk mewujudkan mimpi masa kecilnya dipanggil timnas Inggris. Mantan pelatihnya di Hareford, Pete Beadle, menyebut jalan karier Bowen ini seperti dongeng.

"Dia telah mengetuk pintu untuk timnas Inggris dan saya pikir musim ini dia menjadi seseorang tak tergantikan di West Ham. Ini benar-benar dongeng, seluruh karirnya adalah dongeng," ujar Beadle dikutip dari BBC.

(pur/krs)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT