ADVERTISEMENT

Fans MU Heboh Lihat Gaya Main Sancho Cs Saat Gilas Liverpool

Kris Fathoni W - Sepakbola
Rabu, 13 Jul 2022 09:00 WIB
BANGKOK, THAILAND - JULY 12: Anthony Martial #9 of Manchester United scores his teams third goal against goalkeeper Alisson Becker #1 and Rhys Williams #46 of Liverpool during the first half of a preseason friendly match at Rajamangala National Stadium on July 12, 2022 in Bangkok, Thailand. (Photo by Pakawich Damrongkiattisak/Getty Images)
Salah satu gol MU ke gawang Liverpool. Foto: Getty Images/Pakawich Damrongkiattisak
Jakarta -

Manchester United era Erik ten Hag baru saja melakoni laga pertama, berbuah kemenangan telak atas Liverpool. Fans MU heboh melihat gaya main tim kesayangannya.

Gol-gol dari Jadon Sancho, Fred, dan Anthony Martial di babak pertama, plus gol Facundo Pellistri di paruh kedua laga, membawa the Red Devils menggilas Liverpool 4-0 dalam laga pramusim di Bangkok, Thailand, Selasa (12/7).

Tak cuma hasil akhirnya yang bikin fans the Red Devils merasa cukup optimistis. Ada gaya main tim di bawah arahan Erik ten Hag yang menambah antusiasme.

Dalam sejumlah laporan media Inggris, Erik ten Hag disebutkan sudah menempa timnya dengan intens dalam sesi-sesi latihan Man United semenjak kedatangannya. Ada gaya tertentu yang ia inginkan, salah satunya adalah pressing.

Urusan pressing ini sejatinya bukanlah hal yang asing, terlebih dalam sepakbola modern. Tapi fans Manchester United pada umumnya tampak tak terbiasa melihat para pemain kesayangannya melakukan hal tersebut.

Maka, ketika melihat Jadon Sancho cs di bawah arahan Erik ten Hag melakukan pressing kepada Liverpool, sejumlah suporter Man United pun heboh di media sosial Twitter.



Kehebohan lain muncul di medsos yang sama ketika melihat sebuah skema permainan Man United. Yang ini adalah cerminan upaya ten Hag menempa para pemain MU dengan kombinasi operan cepat dan tajam.

Momen itu lahir selepas pertandingan berjalan lebih dari setengah jam. Man United ketika itu sudah unggul 3-0.

Di depan gawangnya, David De Gea melakukan goal kick pendek ke arah Victor Lindelof yang berdiri di sisi kirinya. Lindelof tidak terburu-buru mengirim bola ke depan di bawah tekanan lawan, lagi-lagi karena ten Hag menegaskan ingin para pemainnya 'nyaman' ketika menguasai si kulit bundar, dan kemudian mengoper ke sisi kiri. Ada Luke Shaw.

Sejenak kemudian, Luke Shaw melambungkan bola ke tengah tempat Bruno Fernandes berada. Usai mengutak-atik bola, Fernandes mengirim umpan jauh ke arah ruang kosong di sayap kanan tempat Sancho bisa mengejar si kulit bundar.

Sancho tak berlama-lama menguasai bola karena di bagian dalam ada Diogo Dalot yang melakukan penetrasi ke arah kotak penalti. Yang kurang dari skema ini adalah urusan finishing, karena Dalot memilih untuk menembak ketimbang mengoper ke arah Marcus Rashford yang posisinya relatif lebih ideal. Bola cuma kena tiang dekat.





"Oke, ini cuma friendly. Tapi kita sungguh terlihat lebih baik. Ini benar-benar semata karena latihannya. Padahal itu kan hal mendasar," cuit seorang netizen fans MU.

"Kalian lihat, para pemainku memainkan bola dari belakang," timpal yang lain kegirangan.

"Cara kita mematahkan pressing mereka," sahut cuitan lain, memasang emoji tepuk tangan.

Menurut detikers, apakah Manchester United-nya Erik ten Hag memang memperlihatkan potensi?

(krs/ran)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT