ADVERTISEMENT

Neville Khawatir Arsenal Gagal ke 4 Besar Lagi Gegara Arteta

Putra Rusdi K - Sepakbola
Kamis, 04 Agu 2022 09:45 WIB
NEWCASTLE UPON TYNE, ENGLAND - MAY 16: Mikel Arteta, Manager of Arsenal looks on during their defeat in the Premier League match between Newcastle United and Arsenal at St. James Park on May 16, 2022 in Newcastle upon Tyne, England. (Photo by Ian MacNicol/Getty Images)
Gary Neville khawatir Arsenal gagal finis di empat besar gegara Mikel Arteta (Foto: Ian MacNicol/Getty Images)
London -

Gary Neville khawatir minimnya pengalaman Mikel Arteta bikin Arsenal gagal finis di empat besar Liga Inggris musim ini. Situasi serupa terjadi di musim lalu.

Arsenal hanya mampu finis di peringkat kelima di Liga Inggris musim lalu. Mereka tertinggal dua angka dari Tottenham Hotspur yang berada di batas terakhir zona Liga Champions.

Hal ini bikin The Gunners gagal tampil di Liga Champions musim ini. Arsenal hanya bakal berlaga di Liga Europa.

Meriam London berusaha berbenah musim ini demi hasil yang lebih baik ketimbang musim lalu. Mereka aktif di bursa transfer dengan mendatangkan Gabriel Jesus, Oleksandr Zinchenko, Fabio Viera, Marquinhos, hingga Matt Turner.

Hasilnya, Arsenal tampil menjanjikan di pramusim. Mereka mampu menyapu bersih lima kemenangan dalam lima laga. Pada dua laga terakhir, tim asal London Utara ini bahkan mampu mencetak 10 gol tanpa kebobolan usai menang 4-0 atas Chelsea dan 6-0 atas Sevilla.

Ekspektasi besar kini mengiringi Arsenal untuk menembus empat besar Liga Inggris 2022/2023. Mantan pemain Manchester United yang kini menjadi pandit, Gary Neville, menilai Arsenal punya kapasitas untuk memiliki itu.

Namun, ia khawatir Arsenal bisa terpeleset akibat minimnya pengalaman manajer mereka, Mikel Arteta, dalam menghadapi laga krusial. Situasi tersebut terjadi musim lalu saat Arsenal yang lama berada di empat besar harus tersusul oleh Tottenham di pekan-pekan terakhir.

"Saya benar-benar berharap (membuat orang-orang dan penggemar mendukung Arteta), saya benar-benar melakukannya. Saya hanya khawatir tentang pengalamannya sebagai manajer muda," ujar Neville dikutip dari Daily Star.

Itu tidak adil, itu tidak berdasar, buktinya ada! Musim lalu, Arsenal seharusnya finis di empat besar. Tapi, pada akhirnya pengalaman Antonio Conte, pengalaman pemain Tottenham Hotspur (artinya itu tidak terjadi). Dalam pertandingan itu, pengalaman Spurs malam itu membuat saya khawatir betapa naifnya Arsenal dan betapa pendeknya mereka," jelasnya.

(pur/mrp)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT